Mukaddimah
ุงูุญู ุฏ ููู ุฑุจ ุงูุนุงูู ูู ุ ูุจู ูุณุชุนูู ุนูู ุฃู ูุฑ ุงูุฏููุง ูุงูุฏูู ุูุตูู ุงููู ูุณูู ุนูู ุณูุฏูุง ู ุญู ุฏ ุฎุงุชู ุงููุจููู ุูุงูู ูุตุญุจู ุฃุฌู ุนูู ุ ููุงุญูู ููุง ููุฉ ุฅูุง ุจุงููู ุงูุนูู ุงูุนุธูู
Mukaddimah Kitab Safinatun Najah
Kitab Safinatun Najah dimulai dengan mukaddimah yang mengandung basmalah, hamdalah, shalawat, dan hawqalah sebagai pembuka yang baik sesuai sunnah.
Kandungan Mukaddimah
Basmalah: Membaca "Bismillaahir-rohmaanir-rohiim" merupakan sunnah dalam memulai setiap pekerjaan baik, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
"Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan basmalah, maka terputuslah berkahnya." (HR. Abu Dawud)
Hamdalah: Memuji Allah SWT sebagai Rabb (Tuhan yang memelihara dan mendidik) seluruh alam, mengakui bahwa segala nikmat hanya datang dari-Nya.
Isti'anah: Memohon pertolongan Allah dalam urusan dunia dan akhirat, menunjukkan sikap tawakal dan ketergantungan penuh kepada Allah SWT.
Shalawat: Mendoakan Rasulullah SAW yang bergelar "Khaatamaun-nabiyyiina" (penutup para nabi), beserta keluarga dan sahabatnya, sebagai bentuk penghormatan kepada pembawa syariat Islam.
Hawqalah: Mengakui bahwa tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung, menunjukkan kerendahan hati di hadapan Allah SWT.
Hikmah Mukaddimah
Mukaddimah ini mengajarkan adab memulai pembelajaran ilmu agama dengan:
- Mengharap barakah dan ridha Allah SWT
- Mengakui ketergantungan kepada Allah dalam segala hal
- Menghormati Rasulullah SAW sebagai sumber ilmu syariat
- Memohon kekuatan untuk memahami dan mengamalkan ilmu
Dengan mukaddimah yang sempurna ini, diharapkan pembelajaran kitab fiqih ini akan mendapat barakah dan manfaat yang maksimal bagi para pembacanya.
Kitab Safinatun Najah ยท Syaikh Salim bin Samir Al-Hadhrami ยท Mazhab Syafi'i