✦ Selamat Idul Fitri 1447 H 🌙 Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. ✦
Pribadi

Iseng yang Tidak Pernah Berhenti — Refleksi Singkat

· Diperbarui 19 Feb 2026 · 0 komentar · ± 2 menit baca · 👁 35 dilihat

Orang-orang sering bilang saya "rajin" soal urusan coding dan bikin sesuatu di internet. Saya selalu sedikit bingung merespons itu, karena menurut saya sendiri ini bukan soal rajin. Lebih tepat disebut: iseng yang tidak pernah berhenti.

Saya mulai dari iseng. Tahun 2008, iseng buka xtgem dari HP Nokia dan penasaran bisa bikin apa dari sana. Iseng itu yang kemudian membawa ke belajar HTML, lalu CSS, lalu PHP, lalu database, lalu framework, dan seterusnya. Tidak ada grand plan, tidak ada target yang dicanangkan. Hanya rasa penasaran yang dituruti satu langkah demi satu langkah.

Iseng yang Produktif

Kata "iseng" di sini bukan berarti tidak serius. Iseng di sini berarti motivasinya internal — bukan karena disuruh, bukan karena ada tekanan dari luar, bukan karena ada yang mengawasi. Saya kerjakan sesuatu karena saya genuinely ingin tahu hasilnya.

Dan motivasi internal itu, menurut pengalaman saya, jauh lebih tahan lama dari motivasi eksternal. Semangat yang datang dari luar — dari dorongan orang lain, dari reward jangka pendek, dari rasa ingin pamer — itu biasanya habis lebih cepat. Tapi rasa penasaran yang dari dalam, itu yang bisa bertahan bertahun-tahun.

Kawunganten dan Layar

Hidup saya sehari-hari tidak terlalu dramatis. Pagi ke pagi, sebagian besar waktu saya habiskan di depan layar laptop — nulis kode, debug, baca dokumentasi, atau nulis artikel seperti ini. Diselingi urusan rumah dan kehidupan sehari-hari yang biasa-biasa saja.

Orang yang belum kenal mungkin akan berpikir kehidupan seperti ini membosankan. Tapi saya tidak pernah bosan. Selalu ada sesuatu yang baru untuk dipelajari, selalu ada masalah baru yang menarik untuk dipecahkan, selalu ada ide yang belum sempat diwujudkan.

Blog ini, kawunganten.com, adalah salah satu wujud dari iseng yang tidak berhenti itu. Dimulai dari keinginan sederhana untuk punya tempat nulis di internet, berkembang jadi proyek yang lumayan kompleks dengan berbagai fitur yang saya bangun sendiri. Dan masih terus berkembang.

Tidak Perlu Jadi Ahli untuk Mulai

Kalau ada satu hal yang ingin saya sampaikan lewat artikel ini: tidak perlu menunggu sampai merasa ahli untuk mulai berkarya. Saya tidak ahli waktu mulai di xtgem. Saya tidak ahli waktu pertama kali bikin blog ini. Saya masih belajar sekarang.

Yang penting adalah mulai, lalu terus jalan. Pelan-pelan, tidak perlu terburu-buru, tidak perlu dibandingkan dengan siapapun. Ngetop ora ngetop ora penting — yang penting senang melakukannya.

Kamu lagi iseng belajar apa sekarang? Cerita di komentar, siapa tahu kita bisa saling berbagi.


Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menulis.

Tulis Komentar