Kitab 4 · Bab 4
Tidak boleh memakai pakaian yang mencolok untuk menunjukkan kerendahan hati.
✦ 1 Hadith ✦
# 1
- وعن معاذِ بن أَنسٍ رضي اللَّه عنه أَنَّ رسُولَ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : «مَنْ تَرَكَ اللِّباس تَواضُعاً للَّه ، وَهُوَ يَقْدِرُ علَيْهِ ، دعاهُ اللَّهُ يَوْمَ القِيامَةِ عَلى رُؤُوسِ الخَلائِقِ حتى يُخيِّره منْ أَيِّ حُلَلِ الإِيمان شَاءَ يلبَسُها » .
رواهُ الترمذي وقال : حديث حسن .
Terjemahan
Dari Mu'attib bin 'Anas radhiyallahu 'anhu, ia berkata: "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Siapa yang meninggalkan pakaian (yang lebih bagus) untuk menunjukkan kerendahan hati kepada Allah, padahal ia mampu, maka pada hari kiamat Allah akan memanggilnya di hadapan semua makhluk-Nya untuk memilih pakaian orang-orang beriman sesuai keinginannya.'" (Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, dan ia menyatakan: hadits ini hasan).
Penjelasan: Hadits ini menganjurkan sikap tawadhu' (rendah hati) dalam berpakaian, tidak selalu menampakkan kemewahan meskipun mampu, dengan janji balasan yang sangat mulia di akhirat.
Penjelasan singkat: Hadis ini menganjurkan sikap tawadhu' (rendah hati) dengan tidak selalu memakai pakaian terbaik meski mampu. Ini bukan larangan untuk berpenampilan pantas, tetapi anjuran untuk tidak sombong. Balasannya sangat agung: di akhirat, Allah akan memuliakan orang yang tawadhu' di dunia dengan membiarkannya memilih pakaian kemuliaan iman di hadapan seluruh makhluk. Intinya, keikhlasan dalam merendahkan diri demi Allah diganjar dengan kemuliaan abadi.
Penjelasan: Hadits ini menganjurkan sikap tawadhu' (rendah hati) dalam berpakaian, tidak selalu menampakkan kemewahan meskipun mampu, dengan janji balasan yang sangat mulia di akhirat.
Penjelasan singkat: Hadis ini menganjurkan sikap tawadhu' (rendah hati) dengan tidak selalu memakai pakaian terbaik meski mampu. Ini bukan larangan untuk berpenampilan pantas, tetapi anjuran untuk tidak sombong. Balasannya sangat agung: di akhirat, Allah akan memuliakan orang yang tawadhu' di dunia dengan membiarkannya memilih pakaian kemuliaan iman di hadapan seluruh makhluk. Intinya, keikhlasan dalam merendahkan diri demi Allah diganjar dengan kemuliaan abadi.
‹
Penjelasan tentang panjang gamis, lengan baju, panjang sarung, ujung sorban. Larangan memakai pakaian yang menjuntai karena sombong, dan tidak boleh memakai pakaian yang menjuntai meskipun tidak sombong.
Hendaknya memakai pakaian pertengahan (sederhana). Hindari pakaian yang lusuh dan compang-camping kecuali dalam keadaan darurat, dan pakaian yang mencolok (sombong).
›