✦ Selamat Idul Fitri 1447 H 🌙 Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. ✦
← Pakaian
Kitab 4 · Bab 4

Tidak boleh memakai pakaian yang mencolok untuk menunjukkan kerendahan hati.

✦ 1 Hadith ✦
# 1
- وعن معاذِ بن أَنسٍ رضي اللَّه عنه أَنَّ رسُولَ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : «مَنْ تَرَكَ اللِّباس تَواضُعاً للَّه ، وَهُوَ يَقْدِرُ علَيْهِ ، دعاهُ اللَّهُ يَوْمَ القِيامَةِ عَلى رُؤُوسِ الخَلائِقِ حتى يُخيِّره منْ أَيِّ حُلَلِ الإِيمان شَاءَ يلبَسُها » . رواهُ الترمذي وقال : حديث حسن .
Terjemahan
Dari Mu'attib bin 'Anas radhiyallahu 'anhu, ia berkata: "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Siapa yang meninggalkan pakaian (yang lebih bagus) untuk menunjukkan kerendahan hati kepada Allah, padahal ia mampu, maka pada hari kiamat Allah akan memanggilnya di hadapan semua makhluk-Nya untuk memilih pakaian orang-orang beriman sesuai keinginannya.'" (Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, dan ia menyatakan: hadits ini hasan).

Penjelasan: Hadits ini menganjurkan sikap tawadhu' (rendah hati) dalam berpakaian, tidak selalu menampakkan kemewahan meskipun mampu, dengan janji balasan yang sangat mulia di akhirat.

Penjelasan singkat: Hadis ini menganjurkan sikap tawadhu' (rendah hati) dengan tidak selalu memakai pakaian terbaik meski mampu. Ini bukan larangan untuk berpenampilan pantas, tetapi anjuran untuk tidak sombong. Balasannya sangat agung: di akhirat, Allah akan memuliakan orang yang tawadhu' di dunia dengan membiarkannya memilih pakaian kemuliaan iman di hadapan seluruh makhluk. Intinya, keikhlasan dalam merendahkan diri demi Allah diganjar dengan kemuliaan abadi.