✦ Selamat Idul Fitri 1447 H 🌙 Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. ✦
← Memberi Salam (Tanda Hormat)
Kitab 6 · Bab 10

Meminta izin dan adab-adabnya.

✦ 6 Hadith ✦
# 1
قال اللَّه تعالى: ﴿ يا أيها الذين آمنوا لا تدخلوا بيوتاً غير بيوتكم حتى تستأنسوا وتسلموا على أهلها﴾ .سورة النور(27)
Terjemahan
Allah berfirman: "Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya." (QS. An-Nur: 27)

Penjelasan singkat: Ayat ini mengajarkan adab masuk ke rumah orang lain, yaitu dengan meminta izin (isti'zan) dan mengucapkan salam. Intinya adalah menghormati privasi dan keamanan penghuni rumah, serta menumbuhkan rasa saling mengenal dan mendoakan kebaikan melalui salam. Larangan masuk sebelum izin mencegah terjadinya penglihatan terhadap aurat atau hal-hal yang tidak pantas.

# 2
وقال تعالى : ﴿ وإذا بلغ الأطفال منكم الحلم فليستأذنوا كما استأذن الذين من قبلهم ﴾ .سورة النور(59)
Terjemahan
Allah berfirman: "Dan apabila anak-anakmu telah mencapai usia balig, maka hendaklah mereka meminta izin, seperti orang-orang sebelum mereka meminta izin." (QS. An-Nur: 59)

Penjelasan singkat: Ayat ini mengajarkan pentingnya pendidikan adab dan penghormatan privasi dalam keluarga. Perintah meminta izin bagi anak yang telah balig menegaskan bahwa kedewasaan fisik harus diiringi dengan kedewasaan sikap, termasuk menjaga aurat dan batasan pergaulan. Ini juga menjadi tanggung jawab orang tua untuk mengajarkan tata krama ini sejak dini, sebagai bagian dari pembentukan akhlak Islami.

# 3
وعن أبي موسى الأشعري رضي الله عنه قال: قال رسول الله صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم: « الاستِئْذاُن ثَلاَثٌ، فَإِنْ أُذِنَ لَكَ وَ إلاَّ فَارْجِع ، متفق عليه .
Terjemahan
Tentang Abu Musa Al-Asy'ari radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Meminta izin itu tiga kali. Jika diizinkan (masuklah), jika tidak maka pulanglah." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)

Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan adab meminta izin ketika akan memasuki rumah orang lain. Intinya adalah untuk menghormati privasi dan tidak mengganggu penghuni rumah. Meminta izin dibatasi hanya tiga kali; jika tidak ada jawaban atau tidak diizinkan setelah itu, kita harus mengerti dan segera pulang. Hal ini mencegah kesalahpahaman dan menjaga kehormatan kedua belah pihak.

# 4
- وعن سهلِ بنِ سعد رضي الله عنه قال : قال رسول الله صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم « إنَّمَا جُعِلَ الاستئذاُن منْ أَجْلِ البَصَر » متفق عليه .
Terjemahan
Tentang Sahl bin Sa'ad radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Sesungguhnya disyariatkannya meminta izin itu untuk menjaga pandangan." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)

Penjelasan singkat: Hadis ini menjelaskan hikmah mendasar dari kewajiban meminta izin sebelum memasuki rumah orang lain, yaitu untuk menjaga pandangan (ʿiffat al-bashar). Perintah ini bertujuan mencegah mata melihat hal-hal yang diharamkan atau aurat penghuni rumah yang terbuka. Dengan demikian, etika meminta izin bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan bentuk penjagaan diri dan penghormatan terhadap privasi serta kehormatan orang lain.

# 5
وعن رِبْعِيِّ بن حِرَاشٍ قال حدَّثّنا رَجُلٌ من بَنِي عَامرٍ أنَّهُ استأذَنَ على النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم وهو في بيت فقال : أألِج ؟ فقال رسول الله صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم لخادِمِهِ : «أُخْرُج إلى هذا فَعَلِّمْهُ الإستئذَانَ فَقُل لَهُ قُل : السَّلامُ عَلَيكُم، أأدْخُلُ ؟ » فَسَمِعهُ الرَّجُلُ فقال : السَّلام عَلَيكم ، أأدخُلُ ؟ فَأذن له النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فَدَخَلَ . رواه أبو داود بإسناد صحيح .
Terjemahan
Tentang Rib'i bin Hirras, dia meriwayatkan: Seorang laki-laki dari Bani 'Amir meminta izin kepada Nabi ﷺ saat beliau berada di dalam rumah. Dia berkata: "Bolehkah aku masuk?" Rasulullah ﷺ berkata kepada pembantunya: "Keluarlah dan ajari orang ini cara meminta izin. Katakan kepadanya: Ucapkan 'Assalamu 'alaikum, bolehkah aku masuk?'" Laki-laki itu mendengar perkataan ini, lalu dia berkata: "Assalamu 'alaikum, bolehkah aku masuk?" Kemudian Nabi mengizinkannya dan dia pun masuk. (Diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan sanad yang sahih)

Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan adab meminta izin (isti'zan) yang utama, yaitu menggabungkan salam dan permintaan izin. Intinya, salam ("Assalamu 'alaikum") harus didahulukan sebelum menanyakan izin masuk ("bolehkah aku masuk?"). Nabi ﷺ secara langsung mengajarkan tata cara ini, menunjukkan pentingnya menyebarkan salam dan menghormati privasi serta kehormatan penghuni rumah.

# 6
عن كلدة بن الحنبل رضي الله عنه قال: أتيت النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فَدَخَلْتُ عَلَيْه ولم أُسَلِّم فقال النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «ارْجـِعْ فَقُلْ السَّلامُ عَلَيكُم أَأَدْخلُ ؟ » رواه أبو داود ، والترمذي وقال : حديث حسن .
Terjemahan
Tentang Kildah bin Khalil radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Aku pernah datang kepada Nabi ﷺ, lalu aku masuk menemuinya tanpa memberi salam. Beliau bersabda: "Keluarlah dan ucapkan: 'Assalamu 'alaikum, bolehkah aku masuk?'" (Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan At-Tirmidzi, dan dia berkata: Hadits ini hasan)

Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan adab penting ketika akan memasuki rumah atau majelis orang lain, terutama pemimpin atau orang yang dihormati. Inti pelajarannya adalah kewajiban mengucapkan salam dan meminta izin sebelum masuk, sebagai bentuk penghormatan dan menjaga privasi. Nabi ﷺ secara langsung mengajarkan tata cara ini, menunjukkan bahwa salam dan izin bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari kesempurnaan iman dan akhlak seorang muslim.