Kitab 8 · Bab 1
Sunah (dianjurkan) melakukan perjalanan pada hari Kamis dan di pagi hari.
✦ 2 Hadith ✦
# 1
عن كعبِ بن مالك ، رَضيَ اللَّهُ عنه ، أَنَّ النبيَّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم خَرَجَ في غَزْوَةِ تَبُوكَ يَوْمَ الخَمِيسِ ، وَكَانَ يُحِبُّ أَنْ يَخْرُجَ يَوْمَ الخَمِيس . متفقٌ عليه .
وفي رواية في الصحيحين : « لقلَّما كانَ رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَخْرُجُ إِلاَّ في يَوم الخَمِيسِ » .
Terjemahan
Dari Ka'b bin Malik رضي الله عنه, bahwa Nabi ﷺ berangkat dalam Perang Tabuk pada hari Kamis, dan beliau suka berangkat (untuk bepergian) pada hari Kamis. (Muttafaqun 'alaih)
Dalam riwayat di Shahihain (Al-Bukhari dan Muslim): "Hampir tidak pernah Rasulullah ﷺ berangkat (untuk bepergian) kecuali pada hari Kamis."
Penjelasan singkat: Hadis ini menunjukkan sunnah Nabi ﷺ untuk memulai perjalanan penting, seperti jihad, pada hari Kamis. Pilihan hari Kamis mengandung hikmah, antara lain karena hari itu adalah hari yang dimuliakan (diangkatnya amal) dan sebagai bentuk isti’anah (memohon pertolongan) kepada Allah di awal hari yang penuh berkah (Jumat). Dengan mengikuti teladan ini, seorang muslim mengawali urusan besarnya dengan waktu yang utama dan penuh harapan akan keberkahan.
Dalam riwayat di Shahihain (Al-Bukhari dan Muslim): "Hampir tidak pernah Rasulullah ﷺ berangkat (untuk bepergian) kecuali pada hari Kamis."
Penjelasan singkat: Hadis ini menunjukkan sunnah Nabi ﷺ untuk memulai perjalanan penting, seperti jihad, pada hari Kamis. Pilihan hari Kamis mengandung hikmah, antara lain karena hari itu adalah hari yang dimuliakan (diangkatnya amal) dan sebagai bentuk isti’anah (memohon pertolongan) kepada Allah di awal hari yang penuh berkah (Jumat). Dengan mengikuti teladan ini, seorang muslim mengawali urusan besarnya dengan waktu yang utama dan penuh harapan akan keberkahan.
# 2
وعن صخْرِ بنِ وَدَاعَةَ الغامِدِيِّ الصَّحابيِّ رضي اللَّه عنْهُ ، أَنَّ رسُول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قَالَ : « اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتي في بُكُورِها » وكَان إِذا بعثَ سَرِيَّةً أَوْ جيشاً بعَثَهُم مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ وَكان صخْرٌ تَاجِراً ، وَكَانَ يَبْعثُ تِجارتهُ أَوَّلَ النَّهار ، فَأَثْرى وكَثُرَ مالُهُ . رواه أبو داود والترمذيُّ وقال : حديثٌ حسن .
Terjemahan
Dari Syaikh bin Wathilah Al-Ghamidi, dari Sahabat radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Sesungguhnya Rasulullah ﷺ berdoa: "Ya Allah, berikanlah keberkahan kepada umatku di waktu pagi." Ketika beliau mengirim pasukan kecil atau besar, beliau mengirim mereka di waktu pagi. Syaikh adalah seorang pedagang. Ia biasa berdagang di waktu pagi buta, kemudian ia menjadi kaya dan hartanya semakin bertambah. (Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan At-Tirmidzi, dan ia berkata: Hadits ini hasan).
Penjelasan singkat: Hadis ini menganjurkan untuk memulai aktivitas penting di awal pagi karena mengandung keberkahan. Nabi ﷺ mendoakan umatnya dan membiasakan mengirim pasukan di waktu tersebut. Kisah Sahabat Shakhr yang sukses berdagang karena memulai di pagi hari menjadi bukti praktis. Intinya, disiplin bangun pagi dan segera memulai pekerjaan adalah kunci meraih kesuksesan dan keberkahan hidup.
Penjelasan singkat: Hadis ini menganjurkan untuk memulai aktivitas penting di awal pagi karena mengandung keberkahan. Nabi ﷺ mendoakan umatnya dan membiasakan mengirim pasukan di waktu tersebut. Kisah Sahabat Shakhr yang sukses berdagang karena memulai di pagi hari menjadi bukti praktis. Intinya, disiplin bangun pagi dan segera memulai pekerjaan adalah kunci meraih kesuksesan dan keberkahan hidup.