Kitab 9 · Bab 28
Diperbolehkan melaksanakan salat Dhuha mulai dari saat matahari telah naik setinggi satu tombak hingga waktu Zuhur, tetapi melaksanakannya di waktu yang sangat panas (saat matahari tinggi) adalah lebih utama.
✦ 1 Hadith ✦
# 1
عن زيدِ بن أَرْقَم رَضِي اللَّه عنْهُ ، أَنَّهُ رَأَى قَوْماً يُصَلُّونَ مِنَ الضُّحَى ، فقال : أَمَا لَقَدْ عَلِمُوا أَنَّ الصَّلاةَ في غَيْرِ هذِهِ السَّاعَةِ أَفْضَلُ ، إنَّ رسولَ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قالَ : « صَلاةُ الأوَّابِينَ حِينَ ترْمَضُ الفِصَالُ » رواه مسلم .
« تَرمَضُ » بفتح التاءِ والميم وبالضاد المعجمة ، يعني : شدة الحرّ . « والفِصالُ جمْعُ فَصيلٍ وهُو : الصغير مِنَ الإِبِلِ .
Terjemahan
Dari Zaid bin Arqam radhiyallahu 'anhu, bahwa ia melihat suatu kaum mengerjakan shalat Dhuha, maka ia berkata: "Tidakkah mereka tahu bahwa shalat di selain waktu ini lebih utama? Sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda: 'Shalatnya orang-orang yang banyak bertaubat (Awwabin) adalah ketika anak-anak unta kepanasan (di waktu matahari mulai panas).'" (Diriwayatkan oleh Muslim).
"Tarmadhu" dengan fathah huruf Ta' dan Mim serta Dhad yang diberi titik, artinya: panas yang sangat. "Al-Fishal" jamak dari "Fashil", yaitu anak unta yang masih kecil.
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan bahwa waktu utama shalat Dhuha adalah di akhir waktu, yaitu ketika matahari telah panas dan tanah terasa sangat panas, hingga membuat anak unta kepanasan. Waktu ini disebut sebagai shalat al-Awwabin (orang yang banyak bertaubat). Meski shalat Dhuha boleh dilakukan sejak terbit matahari, pelaksanaannya di waktu yang lebih siang dan panas adalah lebih afdhal (utama).
"Tarmadhu" dengan fathah huruf Ta' dan Mim serta Dhad yang diberi titik, artinya: panas yang sangat. "Al-Fishal" jamak dari "Fashil", yaitu anak unta yang masih kecil.
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan bahwa waktu utama shalat Dhuha adalah di akhir waktu, yaitu ketika matahari telah panas dan tanah terasa sangat panas, hingga membuat anak unta kepanasan. Waktu ini disebut sebagai shalat al-Awwabin (orang yang banyak bertaubat). Meski shalat Dhuha boleh dilakukan sejak terbit matahari, pelaksanaannya di waktu yang lebih siang dan panas adalah lebih afdhal (utama).
‹
Penjelasan tentang keutamaan salat Dhuha, penjelasan tentang jumlah rakaat minimal, maksimal, jumlah pertengahan, dan dorongan untuk menjaganya.
Dorongan untuk melaksanakan salat Tahiyatul Masjid, dan tidak boleh duduk sebelum melaksanakan salat dua rakaat, kapan pun itu, meskipun niat salat tersebut adalah untuk salat Tahiyatul Masjid, atau salat wajib, atau sunat rawatib, atau salat-sunat lainnya.
›