✦ Selamat Idul Fitri 1447 H 🌙 Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. ✦
← Pahala
Kitab 9 · Bab 27

Penjelasan tentang keutamaan salat Dhuha, penjelasan tentang jumlah rakaat minimal, maksimal, jumlah pertengahan, dan dorongan untuk menjaganya.

✦ 4 Hadith ✦
# 1
عنْ أَبي هُريرةَ رَضي اللَّه عنْهُ ، قال : أوصَاني خَليلي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم بصِيامِ ثَلاثَةِ أَيَّامٍ مِن كُلِّ شهر ، وركْعَتي الضُّحَى ، وأَنْ أُوتِرَ قَبل أَنْ أَرْقُد » متفقٌ عليه . والإيتار قبل النوم إنما يُسْتَحَبُّ لمن لا يَثِقُ بالاستيقاظ آخر اللَّيل فإنْ وثق فآخر اللَّيل أفضل.
Terjemahan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: "Kekasihku (Rasulullah ﷺ) mewasiatkan kepadaku tiga hal: puasa tiga hari setiap bulan, shalat dua rakaat Dhuha, dan agar aku shalat witir sebelum tidur." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
Catatan: Shalat witir sebelum tidur adalah sunnah bagi orang yang tidak yakin bisa bangun shalat di akhir malam. Jika ia yakin bisa bangun, maka shalat witir di akhir malam itu lebih utama.

Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan tiga ibadah sunnah yang sangat dianjurkan: puasa tiga hari setiap bulan (Ayyamul Bidh), shalat Dhuha, dan shalat witir. Witir sebelum tidur merupakan kemudahan bagi yang khawatir tidak bisa bangun malam. Namun, inti pelajarannya adalah keutamaan ibadah di akhir malam; bagi yang yakin dapat bangun, melaksanakan witir pada waktu itu lebih utama dan lebih sempurna.

# 2
وعَنْ أَبي ذَر رَضِي اللَّه عَنْهُ ، عن النبيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « يُصبِحُ عَلى كُلِّ سُلامَى مِنْ أَحدِكُمْ صدقَةٌ : فَكُلُّ تَسبِيحة صدَقةٌ ،وكل تحميدة صدقة ، وكُل تَهليلَةٍ صدَقَةٌ ، وَكُلُّ تكبيرة صدَقةٌ ، وأَمر بالمعْروفِ صدقَةٌ ، ونهيٌ عنِ المُنْكَرِ صدقَةٌ ، ويُجْزِئ مِن ذلكَ ركْعتَانِ يركَعُهُما مِنَ الضحى » رواه مسلم .
Terjemahan
Dari Abu Dzar radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda: "Setiap pagi, setiap persendian dari kalian wajib dikeluarkan sedekahnya. Setiap bacaan Subhanallah (Mahasuci Allah) adalah sedekah. Setiap bacaan Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah) adalah sedekah. Setiap bacaan Laa ilaaha illallah (Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah) adalah sedekah. Setiap bacaan Allahu Akbar (Allah Mahabesar) adalah sedekah. Menyeru kepada kebaikan adalah sedekah. Mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan semua itu dapat dicukupi dengan shalat Dhuha dua rakaat." (Diriwayatkan oleh Muslim)

Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan bahwa sedekah tidak hanya berupa harta. Setiap hari, kita bisa menunaikan "sedekah persendian" dengan amalan ringan yang membawa kebaikan. Dzikir seperti tasbih, tahmid, dan takbir bernilai sedekah. Bahkan amar ma'ruf nahi munkar juga termasuk sedekah. Semua itu bisa digantikan dengan shalat Dhuha dua rakaat, menunjukkan kemudahan dan kemurahan Allah dalam menerima ibadah hamba-Nya.

# 3
وعَنْ عائشةَ رضيَ اللَّه عَنْها ، قالتْ : كانَ رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يصلِّي الضُّحَى أَرْبعاً ، ويزَيدُ ما شاءَ اللَّه . رواه مسلم .
Terjemahan
Dari Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata: "Rasulullah ﷺ shalat Dhuha empat rakaat, dan beliau menambahnya sesuai dengan kehendak Allah." (Diriwayatkan oleh Muslim)

Penjelasan singkat: Hadis ini menunjukkan bahwa shalat Dhuha yang dicontohkan Nabi ﷺ minimal empat rakaat. Jumlah ini bukanlah batas maksimal, karena beliau juga menambah rakaatnya sesuai dengan kehendak Allah, yang menunjukkan fleksibilitas dan keluasan dalam pelaksanaannya. Dengan demikian, umat Islam dapat mengerjakan shalat Dhuha dengan empat rakaat atau lebih, sesuai kemampuan dan kesungguhan masing-masing dalam mendekatkan diri kepada Allah.

# 4
وعنْ أُمِّ هانيءٍ فاخِتةَ بنتِ أَبي طالبٍ رَضِيَ اللَّه عنْها ، قَالتْ : ذهَبْتُ إِلى رسول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم عامٍ الفَتْحِ فَوجدْتُه يغْتَسِلُ ، فَلَمَّا فَرَغَ مِنْ غُسْلِهِ ، صَلَّى ثَمانيَ رَكعاتٍ ، وَذلكَ ضُحى . متفقٌ عليه . وهذا مختصر لفظ إحدى روايات مسلم .
Terjemahan
Dari Ummu Hani' Fakhitah binti Abu Thalib radhiyallahu 'anha, ia berkata: "Aku mendatangi Rasulullah ﷺ pada tahun Fathu Makkah, aku dapati beliau sedang mandi. Setelah selesai mandi, beliau shalat delapan rakaat, dan itu dilakukan pada waktu Dhuha." (Muttafaqun 'alaih). Ini adalah ringkasan lafaz salah satu riwayat Muslim.

Penjelasan singkat: Hadis ini menunjukkan keutamaan dan kesunahan shalat Dhuha, khususnya dengan delapan rakaat. Peristiwa ini terjadi di waktu yang penting, yaitu Fathu Makkah, yang menguatkan anjuran ibadah ini. Selain itu, hadis ini juga mengajarkan untuk menjaga kesucian (bersuci dengan mandi) sebelum melaksanakan shalat.