Kitab 9 · Bab 49
Sunah puasa 6 hari di bulan Syawal
✦ 1 Hadith ✦
# 1
عَنْ أَبي أَيوبِ رضِيَ اللَّه عَنْهُ ، أَنَّ رسول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قَالَ : « مَنْ صَامَ رَمَضانَ ثُمَّ أَتَبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كانَ كصِيَامِ الدَّهْرِ » رواهُ مُسْلِمٌ .
Terjemahan
Dari Abu Ayyub radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa berpuasa Ramadhan kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawwal, maka (pahalanya) seperti berpuasa setahun penuh." (Diriwayatkan oleh Muslim).
Penjelasan singkat: Hadis ini menunjukkan keutamaan besar puasa enam hari Syawal setelah Ramadhan. Pahalanya disetarakan dengan puasa setahun penuh karena setiap kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali; puasa Ramadhan (30 hari) setara dengan 10 bulan, dan enam hari Syawal setara dengan 2 bulan. Ibadah ini menjadi tanda diterimanya puasa Ramadhan dan bentuk syukur atas taufik-Nya. Dengan demikian, ia mengajarkan untuk mempertahankan momentum ketaatan dan tidak terputus ibadah setelah bulan suci.
Penjelasan singkat: Hadis ini menunjukkan keutamaan besar puasa enam hari Syawal setelah Ramadhan. Pahalanya disetarakan dengan puasa setahun penuh karena setiap kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali; puasa Ramadhan (30 hari) setara dengan 10 bulan, dan enam hari Syawal setara dengan 2 bulan. Ibadah ini menjadi tanda diterimanya puasa Ramadhan dan bentuk syukur atas taufik-Nya. Dengan demikian, ia mengajarkan untuk mempertahankan momentum ketaatan dan tidak terputus ibadah setelah bulan suci.