Kitab 16 · Bab 4
Pahala Berkumpul untuk Mengingat Allah, Anjuran untuk Berpegang Teguh Padanya, dan Larangan Meninggalkannya Tanpa Alasan
✦ 5 Hadith ✦
# 1
قال اللَّه تعالى: ﴿وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ ۖ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ ﴾[سورة الكهف(28)]
Terjemahan
Allah Ta‘ala berfirman: "Dan bersabarlah dirimu bersama orang-orang yang menyeru Tuhan mereka pada waktu pagi dan petang karena mengharap wajah-Nya; dan janganlah engkau palingkan kedua matamu dari mereka karena menginginkan perhiasan kehidupan dunia, dan janganlah engkau patuhi orang yang telah Kami siksa hatinya untuk mengingat Kami, serta dia mengikuti hawa nafsunya, dan urusannya telah melampaui batas." [QS. Al-Kahfi: 28]
Penjelasan singkat: Ayat ini memerintahkan untuk setia bergaul dengan orang-orang shaleh yang konsisten dalam ibadah dan ikhlas mencari ridha Allah. Perintah ini mengandung pelajaran agar kita memilih lingkungan pergaulan yang baik, menjauhi godaan kemewahan dunia, dan tidak terpengaruh oleh orang yang lalai serta mengikuti hawa nafsu.
Penjelasan singkat: Ayat ini memerintahkan untuk setia bergaul dengan orang-orang shaleh yang konsisten dalam ibadah dan ikhlas mencari ridha Allah. Perintah ini mengandung pelajaran agar kita memilih lingkungan pergaulan yang baik, menjauhi godaan kemewahan dunia, dan tidak terpengaruh oleh orang yang lalai serta mengikuti hawa nafsu.
# 2
وعنْ أَبي هُريرةَ رضي اللَّه عنهُ قال : قالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « إِنَّ للَّهِ تَعالى ملائِكَةً يَطُوفُونَ في الطُّرُق يَلْتَمِسُونَ أَهْلَ الذِّكْرِ ، فإِذا وَجدُوا قَوْماً يذكُرُونَ اللَّه عَزَّ وَجلَّ، تَـنَادَوْا : هَلُمُّوا إِلى حاجتِكُمْ ، فَيَحُفُّونَهم بِأَجْنِحَتِهم إِلى السَّمَاء الدُّنْيَا ، فَيَسأَلهُم رَبُّهُم ¬ وَهُوَ أَعْلم ¬ : ما يقولُ عِبَادِي ؟ قال : يَقُولُونَ : يُسبِّحُونَكَ وَيُكَبِّرونَكَ ، ويحْمَدُونَكَ ، ويُمَجِّدُونَكَ ، فيقولُ : هل رأَوْني ؟ فيقولون : لا واللَّهِ ما رأَوْكَ ، فَيَقُولُ : كَيْفَ لو رَأَوْني؟، قال : يقُولُون لو رَأَوْكَ كانُوا أَشَدَّ لكَ عِبادَةً ، وأَشَدَّ لكَ تمْجِيداً ، وأَكثرَ لكَ تَسْبِيحاً . فَيَقُولُ : فماذا يَسأَلُونَ ؟ قال : يَقُولونَ : يسأَلُونَكَ الجنَّةَ . قالَ : يقولُ : وَهل رَأَوْهَا ؟ قالَ : يَقُولُونَ : لا وَاللَّه ياربِّ مَا رأَوْهَا . قَالَ : يَقُولُ : فَكَيْفَ لو رَأَوْهَا ؟، قال: يَقُولُونَ : لو أَنَّهُم رأَوْها كَانُوا أَشَدَّ علَيْهَا حِرْصاً ، وَأَشَدَّ لهَا طَلَباً ، وَأَعْظَم فِيها رغْبة. قَالَ : فَمِمَّ يَتَعَوَّذُونَ ؟ قَالَ : يقولُون يَتعَوَّذُونَ مِنَ النَّارِ ، قال : فَيقُولُ : وهَل رَأَوْهَا ؟ قالَ: يقولونَ: لا واللَّهِ ما رأَوْهَا . فَيقُولُ : كَيْف لو رَأوْها ؟، قال : يقُولُون : لو رَأَوْهَا كانوا أَشَدَّ منها فِراراً ، وأَشَدَّ لها مَخَافَة . قَالَ : فيقُولُ : فَأُشْهدُكم أَنِّي قَد غَفَرْتُ لهم ، قَالَ : يقُولُ مَلَكٌ مِنَ الملائِكَةِ : فِيهم فُلانٌ لَيْس مِنهم ، إِنَّمَا جاءَ لِحاجَةٍ، قال : هُمُ الجُلَسَاءُ لا يَشْقَى بِهم جلِيسهُم » متفقٌ عليه .
وفي روايةٍ لمسلِمٍ عنْ أَبي هُريرةَ رضِي اللَّه عنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « إِنَّ للَّهِ مَلائِكَةً سَيَّارةً فُضًلاءَ يتَتَبَّعُونَ مجالِس الذِّكرِ ، فَإِذا وجدُوا مَجلِساً فِيهِ ذِكْرٌ ، قَعدُوا معهُم ، وحفَّ بعْضُهُم بعْضاً بِأَجْنِحَتِهِم حتَّى يَمْلأُوا ما بيْنَهُمْ وَبَيْنَ السَّماءِ الدُّنْيَا ، فَإِذا تَفَرَّقُوا عَرجُوا وصعِدوا إِلى السَّماءِ ، فَيسْأَلهُمُ اللَّهُ عَزَّ وجلَّ ¬ وهُوَ أَعْلَمُ ¬ : مِنْ أَيْنَ جِئْتُمْ ؟ فَيَقُولُون: جِئْنَا مِنْ عِندِ عِبادٍ لَكَ في الأَرْضِ : يُسبحُونَكَ، ويُكَبِّرُونَكَ ، وَيُهَلِّلُونَكَ ، وَيحْمَدُونَكَ ، وَيَسْأَلُونَكَ . قال : وماذا يسْأَلُوني ؟ قَالُوا : يَسْأَلُونَكَ جنَّتَكَ . قال : وهَلْ رَأَوْا جنَّتي ؟ قالُوا : لا ، أَيْ ربِّ : قال : فكَيْفَ لو رأَوْا جنَّتي ؟ قالُوا : ويسْتَجِيرُونَكَ قال : ومِمَّ يسْتَجِيرُوني ؟ قالوا : منْ نَارِكَ ياربِّ . قال : وَهَلْ رَأَوْا نَارِي ؟ قالوا : لا ، قال : فَكَيْفَ لَوْ رَأَوْا نَارِي ؟، قالُوا : ويسْتَغْفِرونَكَ ، فيقول : قَدْ غفَرْتُ لهُمْ ، وأَعطَيْتُهُمْ ما سَأَلُوا ، وأَجرْتُهم مِمَّا اسْتَجارُوا . قال : فَيقُولونَ : ربِّ فيهمْ فُلانٌ عبْدٌ خَطَّاءٌ إِنَّمَا مَرَّ ، فَجلَس معهُمْ ، فيقول : ولهُ غفَرْتُ ، هُمْ القَوْمُ لا يَشْقَى بِهِمْ جَلِيسُهُمْ » .
Terjemahan
Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, dia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Sesungguhnya Allah memiliki malaikat-malaikat yang berkeliling di jalan-jalan mencari orang-orang yang berdzikir kepada Allah. Apabila mereka menemukan suatu kaum yang berdzikir kepada Allah, mereka saling memanggil: 'Kemarilah kepada apa yang kalian cari!' Lalu mereka mengelilingi orang-orang yang berdzikir itu dengan sayap-sayap mereka hingga ke langit dunia. Kemudian Tuhan mereka bertanya kepada mereka -padahal Dia lebih mengetahui-: 'Apa yang diucapkan hamba-hamba-Ku?' Para malaikat menjawab: 'Mereka bertasbih, bertakbir, bertahmid, dan mengagungkan-Mu.' Allah bertanya: 'Apakah mereka melihat-Ku?' Mereka menjawab: 'Tidak, demi Allah, mereka tidak melihat-Mu.' Allah bertanya: 'Bagaimana seandainya mereka melihat-Ku?' Mereka menjawab: 'Seandainya mereka melihat-Mu, niscaya mereka akan lebih giat beribadah kepada-Mu, lebih mengagungkan-Mu, dan lebih banyak bertasbih kepada-Mu.' Allah bertanya: 'Apa yang mereka minta?' Mereka menjawab: 'Mereka meminta surga.' Allah bertanya: 'Apakah mereka pernah melihatnya?' Mereka menjawab: 'Tidak, demi Allah, wahai Tuhan, mereka belum pernah melihatnya.' Allah bertanya: 'Bagaimana seandainya mereka melihatnya?' Mereka menjawab: 'Seandainya mereka melihatnya, niscaya mereka akan lebih bersemangat mencarinya dan lebih sangat berharap kepadanya.' Allah bertanya: 'Dari apa mereka meminta perlindungan?' Mereka menjawab: 'Dari neraka.' Allah bertanya: 'Apakah mereka pernah melihatnya?' Mereka menjawab: 'Tidak, demi Allah, mereka belum pernah melihatnya.' Allah bertanya: 'Bagaimana seandainya mereka melihatnya?' Mereka menjawab: 'Seandainya mereka melihatnya, niscaya mereka akan lebih lari menjauhinya dan lebih sangat takut kepadanya.' Allah berfirman: 'Aku persaksikan kepada kalian bahwa Aku telah mengampuni mereka.' Salah seorang malaikat berkata: 'Di antara mereka ada seorang laki-laki yang bukan termasuk golongan mereka, dia datang karena suatu keperluan.' Allah berfirman: 'Mereka adalah suatu kaum yang tidak celaka orang yang duduk bersama mereka.'"
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan keutamaan berdzikir berjamaah. Allah mengutus malaikat khusus untuk mencari dan melaporkan majelis dzikir. Kehadiran malaikat yang mengelilingi dan menyaksikan hingga ke langit menunjukkan kemuliaan dan keberkahan majelis tersebut di sisi Allah. Ini menjadi motivasi untuk memperbanyak dzikir, terutama secara bersama-sama.
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan keutamaan berdzikir berjamaah. Allah mengutus malaikat khusus untuk mencari dan melaporkan majelis dzikir. Kehadiran malaikat yang mengelilingi dan menyaksikan hingga ke langit menunjukkan kemuliaan dan keberkahan majelis tersebut di sisi Allah. Ini menjadi motivasi untuk memperbanyak dzikir, terutama secara bersama-sama.
# 3
وعنهُ عنْ أَبي سعيدٍ رضِي اللَّه عنْهُمَا قالا : قَالَ رسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « لا يَقْعُدُ قَوْمٌ يذْكُرُونَ اللَّهَ إِلاَّ حفَّتْهُمُ الملائِكة ، وغشِيتهُمُ الرَّحْمةُ ونَزَلَتْ علَيْهِمْ السَّكِينَة ، وذكَرَهُم اللَّه فِيمن عِنْدَهُ » رواه مسلم .
Terjemahan
Dari Abu Hurairah dan Abu Sa'id Al-Khudri radhiyallahu 'anhuma, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidaklah suatu kaum duduk berkumpul untuk berdzikir kepada Allah, melainkan para Malaikat mengelilingi mereka, rahmat Allah menyelimuti mereka, ketenangan turun atas mereka, dan Allah menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya." (Diriwayatkan oleh Muslim)
Penjelasan singkat: Hadits ini menjelaskan keutamaan majelis dzikir (mengingat Allah). Orang yang berkumpul untuk berdzikir akan dikelilingi malaikat, diliputi rahmat dan ketenangan, serta disebut-sebut oleh Allah di hadapan makhluk mulia di sisi-Nya.
Penjelasan singkat: Hadits ini menjelaskan keutamaan majelis dzikir (mengingat Allah). Orang yang berkumpul untuk berdzikir akan dikelilingi malaikat, diliputi rahmat dan ketenangan, serta disebut-sebut oleh Allah di hadapan makhluk mulia di sisi-Nya.
# 4
وعن أَبي واقِدٍ الحارِثِ بن عَوْفٍ رضيَ اللَّه عنْهُ أَنَّ رسُولِ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم بيْنَما هُو جَالِسٌ في المسْجِدِ ، والنَّاسُ معهُ ، إِذ أَقْبلَ ثَلاثَةُ نَفَرٍ ، فأَقْبَل اثْنَانِ إِلى رسولِ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم وذَهَب واحدٌ، فَوقَفَا على رسول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم . فَأَمَّا أَحدُهُما فرأَى فُرْجَةً في الحلْقَةِ ، فجَلَسَ فيها وأَمَّا الآخَرُ ، فَجَلَس خَلْفَهُمْ ، وأَمَّا الثالثُ فَأَدبر ذاهباً . فَلمَّا فَرَغَ رسُول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال: أَلا أُخبِرُكم عن النَّفَرِ الثَّلاثَةِ ، أَمَّا أَحدُهم ، فَأَوى إِلى اللَّهِ فآواه اللَّه وأَمَّا الآخرُ فَاسْتَحْيي فاستحيي اللَّهُ مِنْهُ وَأَمَّا الآخرُ ، فأَعْرضَ ، فأَعْرض اللَّهُ عنْهُ » متفقٌ عليه .
Terjemahan
Dari Abu Waqid Al-Harits bin 'Auf radhiyallahu 'anhu berkata: Ketika Rasulullah ﷺ sedang duduk di masjid bersama banyak orang, tiba-tiba datang tiga orang. Dua orang menghadap Rasulullah ﷺ dan seorang lagi pergi. Kedua orang itu mendatangi Rasulullah ﷺ; yang seorang melihat ada celah dalam lingkaran (majelis) lalu dia duduk mengisinya, sementara yang lain duduk di belakang orang-orang. Adapun yang ketiga berpaling pergi. Setelah Rasulullah ﷺ selesai memberi nasihat, beliau bersabda: "Maukah kalian kuberitahu tentang ketiga orang tadi? Yang seorang meminta perlindungan kepada Allah, maka Allah pun melindunginya. Yang lain merasa malu (untuk maju), maka Allah pun malu kepadanya. Adapun yang ketiga berpaling, maka Allah pun berpaling darinya." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
Penjelasan singkat: Hadits ini menggambarkan tiga sikap orang yang datang ke majelis ilmu. Allah akan membalas sesuai niat dan sikap masing-masing: memberi perlindungan kepada yang mencari perlindungan-Nya, merahmati yang malu, dan berpaling dari yang berpaling.
Penjelasan singkat: Hadits ini menggambarkan tiga sikap orang yang datang ke majelis ilmu. Allah akan membalas sesuai niat dan sikap masing-masing: memberi perlindungan kepada yang mencari perlindungan-Nya, merahmati yang malu, dan berpaling dari yang berpaling.
# 5
وعن أبي سعيد الخُدْريِّ رضي اللَّه عنْهُ قال : خَرج معاوِيَة رضي اللَّه عَنْهُ علَى حَلْقَةٍ في المسْجِدِ ، فقال : ما أَجْلَسكُمْ ؟ قالُوا : جلَسْنَا نَذْكُرُ اللَّه . قَالَ : آللَّهِ ما أَجْلَسكُم إِلاَّ ذَاكَ ؟ قالوا : ما أَجْلَسنَا إِلاَّ ذَاكَ ، قال : أَما إِنِّي لَمْ أَسْتَحْلِفْكُم تُهْمةً لَكُم وما كانَ أَحدٌ بمنْزِلَتي مِنْ رسُولِ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم أقلَّ عنْهُ حَدِيثاً مِنِّي : إِنَّ رسُول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم خرَج علَى حَلْقَةٍ مِن أَصحابِه فقال : « ما أَجْلَسكُمْ ؟ » قالوا : جلَسْنَا نَذكُرُ اللَّه ، ونحْمدُهُ علَى ماهَدَانَا لِلإِسْلامِ ، ومنَّ بِهِ عليْنا . قَال : « آللَّهِ ما أَجْلَسكُمْ إِلاَّ ذَاكَ ؟ قالوا : واللَّه ما أَجْلَسنا إِلاَّ ذَاكَ . قالَ : « أَما إِنِّي لَمْ أَسْتَحْلِفْكُمْ تُهمةً لكُمْ ، ولِكنَّهُ أَتانِي جبرِيلُ فَأَخْبرني أَنَّ اللَّه يُباهِي بِكُمُ الملائكَةَ » رواهُ مسلمٌ .
Terjemahan
Dari Abu Sa'id Al-Khudri radhiyallahu 'anhu berkata: Mu'awiyah radhiyallahu 'anhu keluar dan menjumpai sekelompok orang yang sedang duduk di masjid. Ia bertanya, "Apa yang membuat kalian duduk berkumpul?" Mereka menjawab, "Kami duduk untuk berdzikir kepada Allah." Ia bertanya lagi, "Demi Allah, tidak ada tujuan lain selain itu?" Mereka menjawab, "Demi Allah, tidak ada tujuan lain selain itu." Mu'awiyah berkata, "Sungguh, aku tidak menyuruh kalian bersumpah karena menuduh kalian. Dan tidak ada seorang pun yang kedudukannya setara denganku dalam hal banyaknya hadits yang dihafal dari Rasulullah ﷺ selain diriku. Sungguh, Rasulullah ﷺ pernah keluar menjumpai sekelompok sahabatnya yang sedang berkumpul, lalu beliau bersabda, 'Apa yang membuat kalian duduk berkumpul?' Mereka menjawab, 'Kami duduk untuk berdzikir kepada Allah, memuji-Nya yang telah memberi kami petunjuk kepada agama Islam dan menganugerahkannya kepada kami.' Beliau bertanya untuk memastikan, 'Demi Allah, tidak ada tujuan lain selain itu?' Mereka menjawab, 'Demi Allah, tidak ada tujuan lain selain itu.' Beliau pun bersabda, 'Sungguh, aku tidak menyuruh kalian bersumpah karena menuduh kalian, tetapi Jibril telah datang dan memberitahuku bahwa Allah benar-benar membanggakan kalian di hadapan para Malaikat.'" (Diriwayatkan oleh Muslim)
Penjelasan singkat: Hadits ini menegaskan keutamaan majelis dzikir yang ikhlas. Allah SWT membanggakan hamba-Nya yang berkumpul hanya untuk mengingat dan memuji-Nya di hadapan para malaikat.
Penjelasan singkat: Hadits ini menegaskan keutamaan majelis dzikir yang ikhlas. Allah SWT membanggakan hamba-Nya yang berkumpul hanya untuk mengingat dan memuji-Nya di hadapan para malaikat.