โœฆ Selamat Idul Fitri 1447 H ๐ŸŒ™ Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. โœฆ
โ† Kembali ke Daftar
โœฆ Thaharah โœฆ
21

Cara Menyucikan Najis

โ˜ฝ Teks Arab
(ูุตู„ ) ุงู„ู…ุบู„ุธุฉ : ุชุทู‡ุฑ ุจุณุจุน ุบุณู„ุงุช ุจุนุฏ ุฅุฒุงู„ุฉ ุนูŠู†ู‡ุง ุŒุฅุญุฏุงู‡ู† ุจุชุฑุงุจ . ูˆุงู„ู…ุฎููุฉ : ุชุทู‡ุฑ ุจุฑุด ุงู„ู…ุงุก ุนู„ูŠู‡ุง ู…ุน ุงู„ุบู„ุจุฉ ูˆุฅุฒุงู„ุฉ ุนูŠู†ู‡ุง .
<br/><br/>



ูˆุงู„ู…ุชูˆุณุทุฉ ุชู†ู‚ุณู… ุฅู„ู‰ ู‚ุณู…ูŠู†: ุนูŠู†ูŠุฉ ูˆุญูƒู…ูŠู‡ . ุงู„ุนูŠู†ูŠุฉ : ุงู„ุชูŠ ู„ู‡ุง ู„ูˆู† ูˆุฑูŠุญ ูˆุทุนู… ูู„ุง ุจุฏ ู…ู† ุฅุฒุงู„ุฉ ู„ูˆู†ู‡ุง ูˆุฑูŠุญู‡ุง ูˆุทุนู…ู‡ุง .
โ—ˆ Transliterasi Latin
Fashl. Al-mughallazhotutu tathhuru bi-sab'i ghoslaatin ba'da izaalati 'ainihaa ihdaahunna bi-turaab. Wal-mukhaffafatu tathhuru bi-rasyyin-maa'i 'alayhaa ma'al-ghalabati wa izaalati 'ainihaa. Wal-mutawassithotutu tathhuru bi-izaalati 'ainihaa.
โœฆ Terjemahan
Pasal. Najis berat (mughallazhah) disucikan dengan membasuhnya tujuh kali setelah menghilangkan wujudnya, salah satunya dicampur dengan tanah. Najis ringan (mukhaffafah) disucikan dengan memercikkan air ke atasnya hingga merata setelah menghilangkan wujudnya. Najis sedang (mutawassithah) disucikan dengan menghilangkan wujudnya.
โ– Penjelasan

Cara Menyucikan Najis

Setiap tingkatan najis memiliki cara penyucian yang berbeda. Memahami cara yang benar sangat penting agar bersuci dari najis dinyatakan sah.

1. Menyucikan Najis Mughallazhah (Najis Berat)

Yaitu najis anjing, babi, dan keturunannya. Cara menyucikannya:

  1. Hilangkan terlebih dahulu wujud najisnya (dikerik, diseka, atau dicuci biasa).
  2. Basuh dengan air tujuh kali.
  3. Salah satu dari tujuh basuhan tersebut harus dicampur dengan tanah (boleh basuhan pertama, tengah, atau terakhir โ€” yang paling utama adalah basuhan pertama).
ุทูŽู‡ููˆุฑู ุฅูู†ูŽุงุกู ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุฅูุฐูŽุง ูˆูŽู„ูŽุบูŽ ูููŠู‡ู ุงู„ู’ูƒูŽู„ู’ุจู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุบู’ุณูู„ูŽู‡ู ุณูŽุจู’ุนูŽ ู…ูŽุฑูŽู‘ุงุชู ุฃููˆู„ูŽุงู‡ูู†ูŽู‘ ุจูุงู„ุชูู‘ุฑูŽุงุจู

"Cara menyucikan bejana salah seorang di antara kamu apabila dijilat anjing adalah membasuhnya tujuh kali, yang pertama dengan tanah." (HR. Muslim)

2. Menyucikan Najis Mukhaffafah (Najis Ringan)

Yaitu air kencing bayi laki-laki yang belum makan selain ASI. Cara menyucikannya cukup dengan:

  1. Hilangkan wujud najis bila ada.
  2. Percikkan air hingga merata ke seluruh area yang terkena najis โ€” tidak perlu digosok atau dibilas berulang kali.

3. Menyucikan Najis Mutawassithah (Najis Sedang)

Yaitu semua najis selain dua kategori di atas. Cara menyucikannya:

  1. Bila najisnya 'ainiyyah (masih tampak): hilangkan dulu wujud, warna, bau, dan rasanya, kemudian alirkan air ke atasnya.
  2. Bila najisnya hukmiyyah (sudah tidak tampak bekasnya): cukup dialirkan air ke atasnya sekali.

Catatan: Apabila warna atau bau najis sulit dihilangkan meskipun sudah dicuci berulang kali dengan sungguh-sungguh, maka hal tersebut dimaafkan dan dianggap sudah suci.

โœฆ โ—ˆ โœฆ
โœฆ โ—ˆ โœฆ โ—ˆ โœฆ

Kitab Safinatun Najah ยท Syaikh Salim bin Samir Al-Hadhrami ยท Mazhab Syafi'i

โ†‘