โœฆ Selamat Idul Fitri 1447 H ๐ŸŒ™ Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. โœฆ
โ† Kembali ke Daftar
โœฆ Thaharah โœฆ
17

Fardu Tayamum

โ˜ฝ Teks Arab
(ูุตู„) ูุฑูˆุถ ุงู„ุชูŠู…ู… ุฎู…ุณุฉ : ุงู„ุฃูˆู„ : ู†ู‚ู„ ุงู„ุชุฑุงุจ ุŒ ุงู„ุซุงู†ูŠ : ุงู„ู†ูŠุฉ ุŒ ุงู„ุซุงู„ุซ : ู…ุณุญ ุงู„ูˆุฌู‡ ุŒ ุงู„ุฑุงุจุน : ู…ุณุญ ุงู„ูŠุฏูŠู† ุฅู„ู‰ ุงู„ู…ุฑูู‚ูŠู† ุŒ ุงู„ุฎุงู…ุณ : ุงู„ุชุฑุชูŠุจ ุจูŠู† ุงู„ู…ุณุญุชูŠู† .
โ—ˆ Transliterasi Latin
Fashl. Furuudhut-tayammumi khamsatun: naqlut-turaab, an-niyyatu, mashlul-wajhi, mashlul-yadayni ma'al-mirfaqayn, at-tartiib.
โœฆ Terjemahan
Pasal. Fardu tayamum ada lima: memindahkan debu (menepukkan tangan ke debu), niat, mengusap wajah, mengusap kedua tangan hingga siku, dan tertib (berurutan).
โ– Penjelasan

Fardu Tayamum

Tayamum memiliki lima fardu yang wajib dilaksanakan secara berurutan agar tayamum dinyatakan sah.

Lima Fardu Tayamum

  1. Memindahkan Debu: Menepukkan atau meletakkan kedua telapak tangan ke permukaan debu tanah yang suci, kemudian memindahkannya ke anggota yang diusap. Ini merupakan syarat agar tayamum menggunakan debu yang sebenarnya.
  2. Niat: Niat dilakukan bersamaan dengan memindahkan atau mengusapkan debu. Niat tayamum:
    ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุงู„ุชูŽู‘ูŠูŽู…ูู‘ู…ูŽ ู„ูุงุณู’ุชูุจูŽุงุญูŽุฉู ุงู„ุตูŽู‘ู„ูŽุงุฉู ููŽุฑู’ุถู‹ุง ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰
    "Aku niat tayamum untuk membolehkan shalat, fardu karena Allah Ta'ala."
  3. Mengusap Wajah: Mengusap seluruh permukaan wajah dengan debu secara merata, dari dahi hingga dagu dan dari telinga ke telinga โ€” sama seperti batas wajah dalam wudu.
  4. Mengusap Kedua Tangan hingga Siku: Mengusap kedua tangan dari ujung jari hingga siku secara merata menggunakan debu.
  5. Tertib (Berurutan): Melaksanakan kelima fardu di atas secara berurutan. Tidak sah mendahulukan mengusap tangan sebelum wajah.

Tata Cara Tayamum

  1. Pastikan sudah masuk waktu shalat.
  2. Hadapkan diri ke kiblat (sunnah).
  3. Tepukkan kedua telapak tangan ke debu satu kali sambil niat.
  4. Tiup debu di telapak tangan agar tidak terlalu tebal (sunnah).
  5. Usap seluruh wajah dengan kedua telapak tangan.
  6. Tepukkan kembali kedua telapak tangan ke debu.
  7. Usap punggung tangan kanan dengan telapak kiri hingga siku, lalu sebaliknya.

Dalil

ููŽุงู…ู’ุณูŽุญููˆุง ุจููˆูุฌููˆู‡ููƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽูŠู’ุฏููŠูƒูู…ู’ ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ุนูŽูููˆู‹ู‘ุง ุบูŽูููˆุฑู‹ุง

"...usaplah wajahmu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun." (QS. An-Nisa': 43)

โœฆ โ—ˆ โœฆ
โœฆ โ—ˆ โœฆ โ—ˆ โœฆ

Kitab Safinatun Najah ยท Syaikh Salim bin Samir Al-Hadhrami ยท Mazhab Syafi'i

โ†‘