โœฆ Selamat Idul Fitri 1447 H ๐ŸŒ™ Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. โœฆ
โ† Kembali ke Daftar
โœฆ Thaharah โœฆ
7

Fardu Wudu

โ˜ฝ Teks Arab
ูุตู„ ) ูุฑูˆุถ ุงู„ูˆุถูˆุก ุณุชุฉ: ุงุฃู„ูˆู„:ุงู„ู†ูŠุฉ ุŒ ุงู„ุซุงู†ูŠ : ุบุณู„ ุงู„ูˆุฌู‡ ุŒ ุงู„ุซุงู„ุซ: ุบุณู„ ุงู„ูŠุฏูŠู† ู…ุน
ุงู„ู…ุฑูู‚ูŠู† ุŒ ุงู„ุฑุงุจุน : ู…ุณุญ ุดูŠุก ู…ู† ุงู„ุฑุฃุณ ุŒ ุงู„ุฎุงู…ุณ : ุบุณู„ ุงู„ุฑุฌู„ูŠู† ู…ุน ุงู„ูƒุนุจูŠู† ุŒ ุงู„ุณุงุฏุณ
:ุงู„ุชุฑุชูŠุจ
โ—ˆ Transliterasi Latin
Fashl. Furuudhul-wudhuu'i sittatun: al-awwalu an-niyyah, ats-tsaanii ghoslul-wajhi, ats-tsaalitsu ghoslul-yadayni ma'al-mirfaqayn, ar-raabi'u mashu syay'in minar-ra's, al-khaamisu ghoslur-rijlaini ma'al-ka'bayn, as-saadisu at-tartiib.
โœฆ Terjemahan
Pasal. Fardu wudu ada enam:
1. Niat.
2. Membasuh wajah.
3. Membasuh kedua tangan hingga siku.
4. Mengusap sebagian kepala.
5. Membasuh kedua kaki hingga mata kaki.
6. Tertib (berurutan).
โ– Penjelasan

Fardu Wudu

Wudu adalah bersuci menggunakan air untuk menghilangkan hadats kecil sebagai syarat sah shalat dan ibadah lainnya. Fardu wudu adalah rukun-rukunnya yang wajib dikerjakan secara berurutan.

Enam Fardu Wudu

  1. Niat: Niat dilakukan bersamaan dengan membasuh bagian pertama wajah. Niatnya adalah "Saya niat berwudu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah Ta'ala." Niat cukup dalam hati, mengucapkan dengan lisan hukumnya sunnah.
  2. Membasuh Wajah: Batas wajah adalah dari tempat tumbuhnya rambut di dahi hingga bawah dagu (secara vertikal), dan dari telinga kanan hingga telinga kiri (secara horizontal). Wajib membasuh seluruh bagian wajah hingga rata terkena air.
  3. Membasuh Kedua Tangan hingga Siku: Membasuh seluruh tangan mulai dari ujung jari hingga siku, termasuk siku itu sendiri. Wajib dilakukan pada kedua tangan.
  4. Mengusap Sebagian Kepala: Cukup mengusap sebagian kecil dari kulit atau rambut kepala. Dalam mazhab Syafi'i, minimal satu helai rambut yang berada di area kepala sudah mencukupi.
  5. Membasuh Kedua Kaki hingga Mata Kaki: Membasuh seluruh kaki mulai dari ujung jari hingga mata kaki, termasuk mata kaki itu sendiri. Wajib dilakukan pada kedua kaki.
  6. Tertib (Berurutan): Melaksanakan keenam fardu wudu secara berurutan sesuai urutan di atas. Tidak sah apabila urutannya ditukar, misalnya membasuh tangan sebelum wajah.

Dalil

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุฅูุฐูŽุง ู‚ูู…ู’ุชูู…ู’ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุตูŽู‘ู„ูŽุงุฉู ููŽุงุบู’ุณูู„ููˆุง ูˆูุฌููˆู‡ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽูŠู’ุฏููŠูŽูƒูู…ู’ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูŽุฑูŽุงููู‚ู ูˆูŽุงู…ู’ุณูŽุญููˆุง ุจูุฑูุกููˆุณููƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽุฑู’ุฌูู„ูŽูƒูู…ู’ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ูƒูŽุนู’ุจูŽูŠู’ู†ู

"Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, usaplah kepalamu, dan (basuh) kakimu sampai ke kedua mata kaki." (QS. Al-Ma'idah: 6)

โœฆ โ—ˆ โœฆ
โœฆ โ—ˆ โœฆ โ—ˆ โœฆ

Kitab Safinatun Najah ยท Syaikh Salim bin Samir Al-Hadhrami ยท Mazhab Syafi'i

โ†‘