✦ Selamat Idul Fitri 1447 H πŸŒ™ Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. ✦
← Kembali ke Daftar
✦ Shalat ✦
27

Tingkatan Niat Shalat

☽ Teks Arab
(فءل) Ψ§Ω„Ω†ΩŠΩ‡ Ψ«Ω„Ψ§Ψ« Ψ―Ψ±Ψ¬Ψ§Ψͺ : Ψ₯Ω† ΩƒΨ§Ω†Ψͺ Ψ§Ω„Ψ΅Ω„Ψ§Ψ© فرآا وجب Ω‚Ψ΅Ψ― الفعل ΩˆΨ§Ω„ΨͺΨΉΩŠΩŠΩ† ΩˆΨ§Ω„ΩΨ±ΨΆΩŠΨ©

<br/><br/>

وΨ₯Ω† ΩƒΨ§Ω†Ψͺ نافلة Ω…Ψ€Ω‚ΨͺΨ© ΩƒΨ±Ψ§ΨͺΨ¨Ψ© او Ψ°Ψ§Ψͺ Ψ³Ψ¨Ψ¨ وجب Ω‚Ψ΅Ψ― الفعل ΩˆΨ§Ω„ΨͺΨΉΩŠΩŠΩ† ، ΩˆΨ§Ω† ΩƒΨ§Ω†Ψͺ نافلة Ω…Ψ·Ω„Ω‚Ψ© وجب Ω‚Ψ΅Ψ― الفعل فقط .

<br/><br/>
ΨΉΩ„ :Ψ£Ψ΅Ω„ΩŠ ΩˆΨ§Ω„ΨͺΨΉΩŠΩŠΩ†: ΨΈΩ‡Ψ±Ψ§ أو ΨΉΨ΅Ψ±Ψ§ و Ψ§Ω„ΩΨ±ΨΆΩŠΨ© : فرآا .
β—ˆ Transliterasi Latin
Fashl. An-niyyatu tsalaatsu darojaatin: in kaanatish-sholaatu fardhon wajaba qoshdlul-fi'li wat-ta'yiinu wal-fardhiyyah. Wa in kaanat naafilatan mu'aqqotatan ka-raatibatin aw dzaata sababin wajaba qosdhul-fi'li wat-ta'yiin. Wa in kaanat naafilatan muthlaqotan wajaba qoshdul-fi'li faqoth.
✦ Terjemahan
Pasal. Niat shalat memiliki tiga tingkatan: apabila shalat yang dikerjakan adalah shalat fardu, wajib menyertakan tiga unsur dalam niat: menyengaja melakukan shalat, menyebutkan nama shalat (ta'yin), dan menyatakan kefardhuannya. Apabila shalat sunnah yang memiliki waktu tertentu (seperti rawatib) atau memiliki sebab, wajib menyertakan dua unsur: menyengaja dan ta'yin. Apabila shalat sunnah mutlak, cukup menyertakan satu unsur: menyengaja melakukan shalat.
❖ Penjelasan

Tingkatan Niat dalam Shalat

Niat adalah rukun pertama shalat yang sangat menentukan keabsahannya. Niat harus sesuai dengan jenis shalat yang akan dikerjakan, dan tingkat detail niat berbeda-beda tergantung jenis shalatnya.

Tiga Tingkatan Niat Shalat

  1. Shalat Fardu β€” Tiga Unsur Wajib:
    • Qasdul-fi'l: Menyengaja melakukan shalat (membedakan dari kegiatan biasa).
    • Ta'yin: Menentukan nama shalat, misalnya: "shalat Zuhur" atau "shalat Ashar".
    • Fardhiyyah: Menyatakan kefarduannya, misalnya: "fardu".

    Contoh niat shalat Zuhur: "Ushalli fardhaz-zuhri arba'a raka'aatin mustaqbilal-qiblati adaa'an lillaahi ta'aalaa."

  2. Shalat Sunnah Muaqqat atau Dzatus-Sabab β€” Dua Unsur Wajib:

    Shalat sunnah yang terikat waktu (seperti rawatib, shalat Id, Tarawih) atau memiliki sebab tertentu (seperti shalat gerhana, shalat istisqa). Wajib menyertakan: qasdul-fi'l dan ta'yin.

    Contoh niat shalat sunnah Subuh: "Ushalli sunnatas-subhi rak'atayn lillaahi ta'aalaa."

  3. Shalat Sunnah Mutlak β€” Satu Unsur Wajib:

    Shalat sunnah yang tidak terikat waktu maupun sebab. Cukup menyertakan qasdul-fi'l saja.

    Contoh: "Ushalli sunnatan lillaahi ta'aalaa."

Ketentuan Penting tentang Niat

  • Niat harus dilakukan di dalam hati, bersamaan persis dengan takbiratul ihram.
  • Mengucapkan niat dengan lisan hukumnya sunnah, untuk membantu konsentrasi hati.
  • Niat tidak boleh mendahului atau tertinggal dari takbiratul ihram.

Dalil

Ψ₯ΩΩ†ΩŽΩ‘Ω…ΩŽΨ§ Ψ§Ω„Ψ£ΩŽΨΉΩ’Ω…ΩŽΨ§Ω„Ω Ψ¨ΩΨ§Ω„Ω†ΩΩ‘ΩŠΩŽΩ‘Ψ§Ψͺِ وَΨ₯ΩΩ†ΩŽΩ‘Ω…ΩŽΨ§ لِكُلِّ امْرِئٍ Ω…ΩŽΨ§ Ω†ΩŽΩˆΩŽΩ‰

"Sesungguhnya setiap amal bergantung pada niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan apa yang ia niatkan." (HR. Bukhari dan Muslim)

✦ β—ˆ ✦
✦ β—ˆ ✦ β—ˆ ✦

Kitab Safinatun Najah Β· Syaikh Salim bin Samir Al-Hadhrami Β· Mazhab Syafi'i

↑