Kitab 6 · Bab 3
Adab-adab memberi salam.
✦ 2 Hadith ✦
# 1
وعن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « يُسَلِّمُ الرَّاكبُ عَلَى الْمَاشِي ، وَالْماشي عَلَي القَاعِدِ ، والقليلُ على الكَثِيِرِ » متفق عليه . وفي رواية البخاري : والصغيرُ على الْكَبِيرِ » .
Terjemahan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda: "Orang yang berkendaraan hendaknya memberi salam kepada orang yang berjalan, orang yang berjalan memberi salam kepada orang yang duduk, dan kelompok yang sedikit memberi salam kepada kelompok yang banyak."
(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan adab dan tata krama dalam mengucapkan salam untuk mempererat ukhuwah. Intinya adalah mendahulukan yang lebih "hormat" atau yang lebih mampu: yang berkendara (lebih tinggi posisinya) kepada pejalan kaki, pejalan kaki kepada yang duduk, dan kelompok kecil kepada kelompok besar. Ini menunjukkan sikap tawadhu' (rendah hati) dan mendorong yang lebih "kuat" untuk memulai kebaikan, sehingga memudahkan tersebarnya salam dan terciptanya keharmonisan sosial.
(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan adab dan tata krama dalam mengucapkan salam untuk mempererat ukhuwah. Intinya adalah mendahulukan yang lebih "hormat" atau yang lebih mampu: yang berkendara (lebih tinggi posisinya) kepada pejalan kaki, pejalan kaki kepada yang duduk, dan kelompok kecil kepada kelompok besar. Ini menunjukkan sikap tawadhu' (rendah hati) dan mendorong yang lebih "kuat" untuk memulai kebaikan, sehingga memudahkan tersebarnya salam dan terciptanya keharmonisan sosial.
# 2
وعن أبي أُمامة صُديِّ بن عجلان الباهِلِي رضي الله عنه قال : قال رسول الله صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «إنَّ أوْلىَ النِّاس بالله مَنْ بَدأهم بالسَّلاَم )).
رواه أبو داود بإسنادٍ جيدٍ ، ورواه الترمذي عن أبي أُمامةَ رضي الله عنهُ قِيلَ يارسولَ الله، الرَّجُلانِ يَلْتَقيان أيُّهُمَا يَبْدأُ بالسَّلامِ ، قال أوْلاهُمَا بالله تعالى ، قال الترمذي : حديث حسن .
Terjemahan
Dari Abu Umamah Suday bin 'Ajlan Al-Bahili radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Sesungguhnya manusia yang paling dekat kepada Allah adalah orang yang memulai salam."
(Diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan sanad yang baik)
Adapun At-Tirmidzi meriwayatkan dari Abu Umamah, ia berkata: Seorang laki-laki bertanya: "Wahai Rasulullah, ketika dua orang bertemu, siapakah yang harus lebih dahulu memberi salam?" Beliau menjawab: "Orang yang paling dekat kepada Allah."
(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim. At-Tirmidzi berkata: Hadits ini hasan)
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan keutamaan memulai salam sebagai bentuk akhlak mulia. Orang yang lebih dahulu mengucapkan salam dinilai lebih dekat kepada Allah karena menunjukkan sikap rendah hati, aktif menyebarkan perdamaian, dan mengutamakan ukhuwah. Dengan demikian, inisiatif memberi salam bukan sekadar adab pertemuan, tetapi juga tanda ketakwaan dan kecintaan kepada sesama muslim.
(Diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan sanad yang baik)
Adapun At-Tirmidzi meriwayatkan dari Abu Umamah, ia berkata: Seorang laki-laki bertanya: "Wahai Rasulullah, ketika dua orang bertemu, siapakah yang harus lebih dahulu memberi salam?" Beliau menjawab: "Orang yang paling dekat kepada Allah."
(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim. At-Tirmidzi berkata: Hadits ini hasan)
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan keutamaan memulai salam sebagai bentuk akhlak mulia. Orang yang lebih dahulu mengucapkan salam dinilai lebih dekat kepada Allah karena menunjukkan sikap rendah hati, aktif menyebarkan perdamaian, dan mengutamakan ukhuwah. Dengan demikian, inisiatif memberi salam bukan sekadar adab pertemuan, tetapi juga tanda ketakwaan dan kecintaan kepada sesama muslim.