✦ Selamat Idul Fitri 1447 H 🌙 Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. ✦
← Menjenguk Orang Sakit
Kitab 7 · Bab 6

Diperbolehkan bagi orang sakit untuk mengatakan, "Saya kesakitan," atau "Saya sangat kesakitan," atau "Saya demam," atau "Kepala saya sangat pusing," dan sebagainya.

✦ 3 Hadith ✦
# 1
عن ابنِ مسعودٍ رضيَ اللَّه عنه قال : دَخَلتُ عَلى النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم وهُو يُوعكُ ، فَمسِسْتُه ، فقلْتُ : إِنَّكَ لَتُوعَكُ وعْكاً شَديداً ، فقال : « أَجَلْ إِنِّي أُوَعَكُ كما يُوعكُ رَجُلانِ مِنْكُمْ » متفق عليه .
Terjemahan
Dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Aku menemui Rasulullah ﷺ ketika beliau sedang sakit demam yang sangat tinggi. Aku meraba beliau dan berkata: "Sungguh, engkau demam sangat tinggi." Beliau bersabda:
"Benar, aku demam seperti demamnya dua orang dari kalian."
(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)

Penjelasan singkat: Hadis ini menunjukkan beratnya cobaan yang dialami Nabi Muhammad ﷺ, di mana sakit demam beliau setara dengan demam dua orang. Ini mengajarkan bahwa orang yang paling mulia justru mendapat ujian terberat. Selain itu, hadis ini menjadi teladan sikap sabar dan ketawadhu'an Rasulullah ﷺ dalam menerima takdir Allah, tanpa mengeluh.

# 2
وعن سعدِ بن أَبي وَقَّاص رضي اللَّه عنه قال : جَاءَني رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يعودُني مِن وجعٍ اشَتدَّ بي ، فَقُلْتُ : بلَغَ بي ما ترى ، وأَنَا ذو مَالٍ ، وَلا يرِثُني إِلاَّ ابنتي . وذكر الحديث ، متفقٌ عليه .
Terjemahan
Dari Sa'ad bin Abi Waqqash radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ menjengukku saat aku sakit parah. Aku bertanya: "Aku sakit parah seperti yang engkau lihat, dan aku adalah orang yang banyak harta, tetapi tidak ada yang mewarisiku selain seorang putriku..." Lalu beliau menyebutkan hadits secara lengkap. (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)

Penjelasan singkat: Hadis ini menjadi dasar hukum wasiat. Sa'ad bin Abi Waqqash yang sakit parah dan hanya memiliki seorang anak perempuan, khawatir sebagian besar hartanya tidak terwariskan. Rasulullah ﷺ kemudian mengajarkannya untuk berwasiat menyedekahkan maksimal sepertiga hartanya, sementara dua pertiga lainnya tetap menjadi hak waris bagi putrinya. Pelajaran utamanya adalah anjuran berwasiat dengan bijak tanpa merugikan ahli waris yang sah.

# 3
وعن القاسم بن محمدٍ قال : قالَتْ عائشَةُ رضي اللَّهُ عنها : وارأْسَاهُ . فقال النَّبِيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «بلْ أَنَا وارأْسَاهُ » . وذكر الحديث . رواه البخاري .
Terjemahan
Dari Al-Qasim bin Muhammad radhiyallahu 'anhu, ia berkata: 'Aisyah radhiyallahu 'anha berkata: "Sakit kepala!" Maka Nabi ﷺ bersabda: "Aku juga sakit kepala!" ... Lalu beliau menyebutkan hadits ini secara lengkap. (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari)

Penjelasan singkat: Hadis ini menunjukkan betapa Nabi ﷺ sangat perhatian dan berempati tinggi. Dengan menanggapi keluhan sakit kepala Aisyah dengan mengatakan bahwa beliau juga merasakannya, Nabi ﷺ tidak mengabaikan penderitaan orang lain, melainkan turut merasakan dan menyertainya. Ini adalah teladan dalam membangun keharmonisan rumah tangga dan mengajarkan sikap simpati, di mana seorang suami mendukung istrinya meski dalam hal kecil seperti keluhan fisik.