Kitab 8 · Bab 4
Membantu teman seperjalanan.
✦ 4 Hadith ✦
# 1
في الباب أحاديث كثيرة تقدمت كحديث:
( والله في عون العبد ما كان العبد في عون أخيه ) (انظر الحديث رقم 245) .
وحديث: ( كل معروف صدقة ) (انظر الحديث رقم 134) وأشباههما
Terjemahan
Dalam bab ini terdapat banyak hadits yang telah disebutkan sebelumnya, seperti hadits: "Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya," dan hadits: "Setiap perbuatan baik adalah sedekah," dan lain-lain.
Penjelasan singkat: Hadis-hadis ini menegaskan bahwa tolong-menolong dan berbuat kebaikan adalah inti dari ibadah sosial. Dengan menolong sesama, seorang hamba justru mendapat pertolongan langsung dari Allah. Bahkan, kebaikan sekecil apa pun dinilai sebagai sedekah yang mulia. Dengan demikian, Islam mendorong umatnya untuk aktif membangun kemaslahatan dan solidaritas dalam masyarakat.
Penjelasan singkat: Hadis-hadis ini menegaskan bahwa tolong-menolong dan berbuat kebaikan adalah inti dari ibadah sosial. Dengan menolong sesama, seorang hamba justru mendapat pertolongan langsung dari Allah. Bahkan, kebaikan sekecil apa pun dinilai sebagai sedekah yang mulia. Dengan demikian, Islam mendorong umatnya untuk aktif membangun kemaslahatan dan solidaritas dalam masyarakat.
# 2
وعن أَبي سعيدٍ الخُدْريِّ رَضيَ اللَّه عنه قال : بينما نَحْنُ في سَفَرٍ إِذ جَاءَ رَجُلٌ على رَاحِلةٍ لهُ ، فَجعَلَ يَصْرِفُ بَصَرهُ يَمِيناً وَشِمَالاً ، فقال رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «مَنْ كَانَ مَعَهُ فَضْلُ ظَهرٍ ، فَلْيعُدْ بِهِ على منْ لا ظَهر له ، ومَنْ كانَ له فَضلُ زَادٍ ، فَلْيَعُدْ بِهِ عَلى مَنْ لا زَادَ له » فَذَكَرَ مِنْ أَصْنافِ المال ما ذَكَرَهُ ، حَتى رَأَينَا أَنَّهُ لا حقَّ لأحَدٍ منا في فضْلٍ . رواه مسلم .
Terjemahan
Dari Abu Sa'id Al-Khudri radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Ketika kami sedang dalam perjalanan, tiba-tiba datang seorang laki-laki dengan menunggang kendaraannya, lalu ia melihat ke kiri dan ke kanan. Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa memiliki hewan tunggangan lebih dari yang ia butuhkan, hendaklah ia memberikan kelebihannya kepada orang yang tidak memiliki tunggangan. Dan barangsiapa memiliki perbekalan makanan lebih dari yang ia butuhkan, hendaklah ia memberikan kelebihannya kepada orang yang tidak memiliki perbekalan." Beliau menyebutkan berbagai jenis harta lainnya, sampai kami mengira bahwa kami tidak berhak atas kelebihan (harta) apa pun. (Diriwayatkan oleh Muslim).
Penjelasan singkat: Hadis ini menekankan kewajiban sosial untuk peduli terhadap sesama, khususnya dalam perjalanan. Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa kelebihan harta, seperti kendaraan dan bekal makanan, bukan milik mutlak kita, melainkan ada hak orang lain yang membutuhkan. Esensinya adalah menghilangkan sifat kikir dan mendorong solidaritas dengan mendahulukan kepentingan kolektif, sehingga tidak ada lagi yang kekurangan di tengah komunitas.
Penjelasan singkat: Hadis ini menekankan kewajiban sosial untuk peduli terhadap sesama, khususnya dalam perjalanan. Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa kelebihan harta, seperti kendaraan dan bekal makanan, bukan milik mutlak kita, melainkan ada hak orang lain yang membutuhkan. Esensinya adalah menghilangkan sifat kikir dan mendorong solidaritas dengan mendahulukan kepentingan kolektif, sehingga tidak ada lagi yang kekurangan di tengah komunitas.
# 3
وعنْ جابرٍ رضيَ اللَّه عنهُ ، عَنْ رسول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم أَنَّه أَرادَ أَنْ يَغْزُوَ فقال: يا معْشَرَ المُهَاجِرِينَ والأنصارِ ، إِنَّ مِنْ إخوَنِكُم قَوْماً ، ليْس لهمْ مَالٌ ، وَلا عشِيرَةٌ ، فَلْيَصُمَّ أَحَدكم إِليْهِ الرَجُلَيْنِ أَوِ الثَّلاثَةَ ، فما لأحدِنَا منْ ظهرٍ يحْمِلُهُ إلا عُقبَةٌ يعْني كَعُقْبَةٍ أَحَدهمْ، قال : فَضَممْتُ إليَّ اثْنَيْينِ أَو ثَلاثَةً ما لي إلا عُقبةٌ كعقبَةِ أَحَدِهمْ مِنْ جَملي . رواه أبو داود.
Terjemahan
Dari Jabir radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ bermaksud untuk melakukan suatu peperangan. Beliau bersabda: "Wahai kaum Muhajirin dan Anshar! Sesungguhnya di antara saudara-saudara kalian ada yang tidak memiliki harta dan keluarga. Oleh karena itu, hendaklah setiap orang dari kalian membawa dua atau tiga orang bersama kalian. Dan barangsiapa memiliki kendaraan, hendaklah ia bergantian menaikkan mereka." Jabir berkata: Aku mengizinkan dua atau tiga orang untuk bergantian menaiki untaku. (Diriwayatkan oleh Abu Dawud).
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan pentingnya solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama muslim, khususnya mereka yang lemah secara ekonomi. Rasulullah ﷺ mendorong para sahabat yang mampu untuk menanggung dan membantu saudaranya yang tidak memiliki bekal dalam perjalanan jihad. Intinya, Islam mendorong sikap saling menanggung beban dan tolong-menolong dalam kebaikan untuk memperkuat ukhuwah.
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan pentingnya solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama muslim, khususnya mereka yang lemah secara ekonomi. Rasulullah ﷺ mendorong para sahabat yang mampu untuk menanggung dan membantu saudaranya yang tidak memiliki bekal dalam perjalanan jihad. Intinya, Islam mendorong sikap saling menanggung beban dan tolong-menolong dalam kebaikan untuk memperkuat ukhuwah.
# 4
وعنه قال : كانَ رسول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَتَخلَّف في المسِيرِ فَيُزْجِي الضَّعيف ويُرْدفُ ويدْعُو له .. رواه أبو داود بإِسناد حسن .
Terjemahan
Dari Jabir radhiyallahu 'anhu juga, ia berkata: Rasulullah ﷺ biasa berada di belakang (rombongan) dalam perjalanan, karena beliau membantu orang yang lemah agar cepat dan menaikkannya ke kendaraan beliau, serta mendoakannya. (Diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan sanad yang sahih).
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan pentingnya kepedulian sosial dan kepemimpinan yang penuh kasih. Rasulullah ﷺ memberikan teladan untuk memperhatikan dan memprioritaskan orang yang lemah dalam perjalanan bersama, bukan malah meninggalkan mereka. Tindakan konkret beliau membantu, memberi tumpangan, dan mendoakan menunjukkan bahwa kelemahan bukanlah aib, tetapi justru harus menjadi perhatian utama untuk diangkat dan dibantu.
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan pentingnya kepedulian sosial dan kepemimpinan yang penuh kasih. Rasulullah ﷺ memberikan teladan untuk memperhatikan dan memprioritaskan orang yang lemah dalam perjalanan bersama, bukan malah meninggalkan mereka. Tindakan konkret beliau membantu, memberi tumpangan, dan mendoakan menunjukkan bahwa kelemahan bukanlah aib, tetapi justru harus menjadi perhatian utama untuk diangkat dan dibantu.
‹
Adab dalam perjalanan, saat beristirahat, tidur di malam hari, di siang hari selama perjalanan, sunah melakukan perjalanan di malam hari, bersikap lembut terhadap hewan tunggangan, dan mempertimbangkan kebaikan untuknya, melarang orang yang tidak memperhatikan haknya, dan memenuhi haknya.
Apa yang dibaca saat menaiki kendaraan, ketika melakukan perjalanan.
›