Kitab 8 · Bab 9
Berdoa saat singgah beristirahat di suatu tempat.
✦ 2 Hadith ✦
# 1
عن خَولَة بنتِ حكيمٍ رَضي اللَّهُ عنها قالتْ : سمعْتُ رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يقولُ : «مَنْ نَزلَ مَنزِلاً ثُمَّ قال : أَعُوذُ بِكَلِمات اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ ، لَمْ يضرَّه شَيْءٌ حتَّى يرْتَحِل مِنْ منزِلِهِ ذلكَ » رواه مسلم .
Terjemahan
Dari Khawlah binti Hakim radhiyallahu 'anha, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa singgah di suatu tempat, lalu dia membaca:
" أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ "
(Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan), maka tidak ada sesuatu pun yang dapat membahayakannya, sampai dia berangkat dari tempat persinggahannya itu." (Diriwayatkan oleh Muslim)
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan pentingnya memohon perlindungan kepada Allah dengan kalimat-Nya yang sempurna. Bacaan ini menjadi perisai bagi seorang muslim dari segala bahaya makhluk di tempat baru. Hikmahnya, kita diajarkan untuk senantiasa bersandar dan bertawakal kepada Allah dalam setiap kondisi, khususnya saat merasa asing atau rentan. Perlindungan sejati hanya datang dari-Nya.
" أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ "
(Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan), maka tidak ada sesuatu pun yang dapat membahayakannya, sampai dia berangkat dari tempat persinggahannya itu." (Diriwayatkan oleh Muslim)
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan pentingnya memohon perlindungan kepada Allah dengan kalimat-Nya yang sempurna. Bacaan ini menjadi perisai bagi seorang muslim dari segala bahaya makhluk di tempat baru. Hikmahnya, kita diajarkan untuk senantiasa bersandar dan bertawakal kepada Allah dalam setiap kondisi, khususnya saat merasa asing atau rentan. Perlindungan sejati hanya datang dari-Nya.
# 2
وعن ابن عمرو رَضي اللَّه عنهمَا قال : كانَ رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم إذا سَافَرَ فَأَقبَلَ اللَّيْلُ قال : يَا أَرْضُ ربِّي وَربُّكِ اللَّه ، أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شرِّكِ وشَرِّ ما فِيكِ ،وشر ماخُلقَ فيكِ ، وشَرِّ ما يدِبُّ عليكِ ، وأَعوذ باللَّهِ مِنْ شَرِّ أَسدٍ وَأَسْودٍ ، ومِنَ الحيَّةِ والعقربِ ، وَمِنْ سَاكِنِ البلَدِ، ومِنْ والِدٍ وما وَلَد » رواه أبو داود .
« والأَسودُ » الشَّخص ، قال الخَطَّابي : « وسَاكِن البلدِ » : هُمُ الجنُّ الَّذِينَ همْ سُكَّان الأرْضِ . قال : والبلد مِنَ الأَرْضِ مَا كان مأْوى الحَيوَانِ وإنْ لَمْ يَكنْ فِيهِ بِنَاء وَمَنازلُ قال : ويحتَمِلُ أَنَّ المراد « بِالوالِدِ » : إِبلِيسُ « وما ولد » : الشَّيَاطِينُ .
Terjemahan
Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma, dia berkata: Rasulullah ﷺ ketika melakukan perjalanan dan malam telah tiba, beliau membaca:
" يَا أرْضُ، رَبِّي وَرَبُّكِ اللهُ ، أعُوذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّكِ وَشَرِّ مَا فِيكِ ، وَشَرِّ مَا خُلِقَ فِيكِ ، وَشَرِّ مَا يَدِبُّ عَلَيْكِ ، أعُوذُ بالله مِنْ شَرِّ أسَدٍ وَأسْوَدٍ ، وَمِنَ الحَيَّةِ وَالعَقْرَبِ ، وَمِنْ سَاكِنِ البَلَدِ ، وَمِنْ وَالِدٍ وَمَا وَلَدَ "
(Wahai bumi! Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah! Aku berlindung kepada Allah dari kejahatanmu, kejahatan apa yang ada padamu, kejahatan apa yang diciptakan di dalammu, dan kejahatan apa yang merayap di atasmu. Aku berlindung kepada Allah dari kejahatan singa dan ular hitam, dari ular dan kalajengking, dari penduduk (jin) negeri ini, dan dari bapaknya (Iblis) dan apa yang dia lahirkan (setan)." (Diriwayatkan oleh Abu Dawud)
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan doa perlindungan saat bermalam dalam perjalanan. Intinya adalah mengakui kekuasaan Allah atas segala tempat dan memohon perlindungan-Nya dari segala bahaya, baik yang nyata (hewan buas, binatang berbisa) maupun yang gaib (gangguan jin). Doa ini juga mencakup permohonan agar dilindungi dari kejahatan manusia dan segala dampak buruk yang mungkin terjadi.
" يَا أرْضُ، رَبِّي وَرَبُّكِ اللهُ ، أعُوذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّكِ وَشَرِّ مَا فِيكِ ، وَشَرِّ مَا خُلِقَ فِيكِ ، وَشَرِّ مَا يَدِبُّ عَلَيْكِ ، أعُوذُ بالله مِنْ شَرِّ أسَدٍ وَأسْوَدٍ ، وَمِنَ الحَيَّةِ وَالعَقْرَبِ ، وَمِنْ سَاكِنِ البَلَدِ ، وَمِنْ وَالِدٍ وَمَا وَلَدَ "
(Wahai bumi! Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah! Aku berlindung kepada Allah dari kejahatanmu, kejahatan apa yang ada padamu, kejahatan apa yang diciptakan di dalammu, dan kejahatan apa yang merayap di atasmu. Aku berlindung kepada Allah dari kejahatan singa dan ular hitam, dari ular dan kalajengking, dari penduduk (jin) negeri ini, dan dari bapaknya (Iblis) dan apa yang dia lahirkan (setan)." (Diriwayatkan oleh Abu Dawud)
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan doa perlindungan saat bermalam dalam perjalanan. Intinya adalah mengakui kekuasaan Allah atas segala tempat dan memohon perlindungan-Nya dari segala bahaya, baik yang nyata (hewan buas, binatang berbisa) maupun yang gaib (gangguan jin). Doa ini juga mencakup permohonan agar dilindungi dari kejahatan manusia dan segala dampak buruk yang mungkin terjadi.