✦ Selamat Idul Fitri 1447 H 🌙 Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. ✦
← Adab-Adab dalam Bepergian
Kitab 8 · Bab 10

Orang yang bepergian hendaknya segera kembali kepada keluarganya setelah menyelesaikan tujuannya.

✦ 1 Hadith ✦
# 1
عن أَبي هُرَيْرَةَ رضيَ اللَّه عنهُ أَنَّ رسول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « السَّفَرُ قِطْعةٌ مِن العذَابِ ، يمْنَعُ أَحدَكم طَعامَهُ ، وشَرَابَهُ وَنَوْمَهُ ، فإذا قَضَى أَحَدُكُمْ نَهْمَتَهُ مِنْ سَفَرِهِ ، فَلْيُعَجِّل إلى أَهْلِهِ » متفقٌ عليه . « نَهْمَتهُ » : مَقْصُودهُ .
Terjemahan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda: "Bepergian itu adalah sebagian dari azab. Ia menghalangi kalian dari makanan, minuman, dan tidur. Oleh karena itu, apabila salah seorang di antara kalian telah menyelesaikan maksud perjalanannya, hendaklah dia segera kembali kepada keluarganya." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)

Penjelasan singkat: Hadis ini mengungkap kenyataan bahwa perjalanan jauh mengandung kesulitan fisik dan psikologis, sehingga disebut "sebagian dari azab". Hikmahnya adalah Nabi ﷺ menganjurkan untuk tidak berlama-lama di perantauan setelah urusan selesai, dan segera pulang ke keluarga. Ini mengajarkan pentingnya menjaga keutuhan rumah tangga, menghindari sikap lengah, serta menumbuhkan rasa rindu dan tanggung jawab terhadap keluarga.