Kitab 9 · Bab 2
Perintah untuk menjaga shalat sunnah dan larangan untuk melalaikannya
✦ 2 Hadith ✦
# 1
عَنْ أَبي مُوسَى رضِيَ اللَّه عنهُ عن النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « تَعاهَدُوا هذا الْقُرآنَ فَوَالَّذي نَفْسُ مُحمَّدٍ بِيدِهِ لَهُو أَشَدُّ تَفَلُّتاً مِنَ الإِبِلِ في عُقُلِها » متفق عليه .
Terjemahan
Dari Abu Musa Al-Asy'ari radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Nabi ﷺ bersabda: "Peliharalah (rutinlah membaca) Al-Qur'an ini. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh Al-Qur'an itu lebih mudah lepas (dari ingatan) daripada unta dari ikatannya."
(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
Penjelasan singkat: Hadits ini memperingatkan agar kita senantiasa mengulang-ulang hafalan dan bacaan Al-Qur'an. Jika tidak dirawat dengan muraja'ah (mengulang), hafalan Al-Qur'an akan mudah hilang, lebih cepat daripada seekor unta yang terlepas dari ikatannya.
(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
Penjelasan singkat: Hadits ini memperingatkan agar kita senantiasa mengulang-ulang hafalan dan bacaan Al-Qur'an. Jika tidak dirawat dengan muraja'ah (mengulang), hafalan Al-Qur'an akan mudah hilang, lebih cepat daripada seekor unta yang terlepas dari ikatannya.
# 2
وعنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِي اللَّه عنهما أَنَّ رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « إِنَّمَا مَثَلُ صاحِبِ الْقُرْآنِ كَمَثَلِ الإِبِلِ المُعقَّلَةِ ، إِنْ عَاهَد عَليْها أَمْسَكَهَا ، وإِنْ أَطْلَقَهَا ، ذَهَبَتْ » متفقٌ عليه .
Terjemahan
Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma, ia berkata: Sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda: "Sesungguhnya perumpamaan penghafal Al-Qur'an adalah seperti pemilik unta yang terikat. Jika ia menjaganya (mengulang-ulang), ia akan bisa menahannya. Dan jika ia melepaskannya (tidak mengulang), ia akan pergi (lupa)."
(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
Penjelasan singkat: Makna hadits ini mirip dengan sebelumnya. Hafalan Al-Qur'an butuh perawatan terus-menerus. Jika dirawat dengan muraja'ah, ia akan tetap melekat. Jika diabaikan, ia akan mudah terlupakan.
(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
Penjelasan singkat: Makna hadits ini mirip dengan sebelumnya. Hafalan Al-Qur'an butuh perawatan terus-menerus. Jika dirawat dengan muraja'ah, ia akan tetap melekat. Jika diabaikan, ia akan mudah terlupakan.