Kitab 9 · Bab 8
Keutamaan shalat
✦ 6 Hadith ✦
# 1
قال اللَّه تعالى : ﴿ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ ﴾ [سورة العنكبوت(45)]
Terjemahan
Allah Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar." (QS. Al-'Ankabut: 45)
Penjelasan singkat: Ayat ini menjelaskan bahwa shalat yang dikerjakan dengan khusyuk dan benar akan membentuk kepribadian muslim yang bertakwa. Shalat berfungsi sebagai pengingat dan penjaga, sehingga mencegah pelakunya dari perbuatan keji dan mungkar. Dengan demikian, shalat bukan hanya ritual ibadah, tetapi juga sumber kekuatan untuk menjaga moral dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Penjelasan singkat: Ayat ini menjelaskan bahwa shalat yang dikerjakan dengan khusyuk dan benar akan membentuk kepribadian muslim yang bertakwa. Shalat berfungsi sebagai pengingat dan penjaga, sehingga mencegah pelakunya dari perbuatan keji dan mungkar. Dengan demikian, shalat bukan hanya ritual ibadah, tetapi juga sumber kekuatan untuk menjaga moral dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
# 2
وَعنْ أَبي هُرَيْرةٍ رضي اللَّه عنْهُ قَال : سمِعْتُ رسُول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَقُولُ : « أَرأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهْراً بِباب أَحَدِكم يغْتَسِلُ مِنْه كُلَّ يَوْمٍ خَمْس مرَّاتٍ ، هلْ يبْقى مِنْ دَرَنِهِ شَيءٌ؟» قالُوا : لا يبْقَى مِنْ درنِهِ شَيْء ، قَال : « فذلكَ مَثَلُ الصَّلَواتِ الخَمْسِ ، يمْحُو اللَّه بهِنَّ الخطَايا » متفقٌ عليه .
Terjemahan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bagaimana pendapat kalian, seandainya di depan pintu rumah salah seorang dari kalian ada sungai, lalu ia mandi di sungai itu lima kali setiap hari, apakah masih ada kotoran yang tersisa padanya?" Mereka menjawab: "Tidak akan ada kotoran yang tersisa." Beliau bersabda: "Demikianlah perumpamaan shalat lima waktu, dengannya Allah menghapus dosa-dosa." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Penjelasan singkat: Hadis ini menggunakan perumpamaan yang sangat jelas untuk menjelaskan hikmah shalat lima waktu. Sebagaimana mandi di sungai yang mengalir lima kali sehari akan membersihkan kotoran fisik, shalat lima waktu yang dikerjakan dengan khusyuk dan ikhlas akan menghapus dosa-dosa (kesalahan kecil) yang dilakukan di antara waktu-waktu shalat tersebut. Ini menunjukkan betapa agungnya kedudukan shalat sebagai sarana penyucian hati dan ampunan dari Allah Ta'ala, selama seseorang menjauhi dosa-dosa besar.
Penjelasan singkat: Hadis ini menggunakan perumpamaan yang sangat jelas untuk menjelaskan hikmah shalat lima waktu. Sebagaimana mandi di sungai yang mengalir lima kali sehari akan membersihkan kotoran fisik, shalat lima waktu yang dikerjakan dengan khusyuk dan ikhlas akan menghapus dosa-dosa (kesalahan kecil) yang dilakukan di antara waktu-waktu shalat tersebut. Ini menunjukkan betapa agungnya kedudukan shalat sebagai sarana penyucian hati dan ampunan dari Allah Ta'ala, selama seseorang menjauhi dosa-dosa besar.
# 3
وعنْ جَابِرٍ رَضيَ اللَّه عنهُ قال : قال رسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « مثَلُ الصَّلواتِ الخَمْسِ كمثَلِ نهْرٍ غمْرٍ جارٍ عَلى باب أَحَدِكُم يغْتَسِلُ مِنْهُ كُلَّ يَوْمٍ خمْسَ مرَّاتٍ» رواه مسلم.
« الغَمْرُ » بفتحِ الغين المعجمةِ : الكثِيرُ .
Terjemahan
Dari Jabir radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Perumpamaan shalat lima waktu adalah seperti sungai yang airnya banyak dan mengalir di depan pintu rumah salah seorang dari kalian, ia mandi darinya setiap hari lima kali." (HR. Muslim). "Al-Ghamru" dengan membuka ghain: banyak.
Penjelasan singkat: Hadis ini menggambarkan shalat lima waktu bagai sungai deras di depan rumah yang digunakan untuk mandi lima kali sehari. Perumpamaan ini menegaskan bahwa shalat berfungsi sebagai pembersih dosa yang selalu tersedia dan berulang. Ibarat kotoran fisik yang hilang dengan mandi, dosa-dosa kecil seorang muslim akan dihapus dengan shalat yang khusyuk, asalkan dijauhi dosa besar. Dengan demikian, shalat merupakan mekanisme penyucian rohani yang kontinu dalam kehidupan Muslim.
Penjelasan singkat: Hadis ini menggambarkan shalat lima waktu bagai sungai deras di depan rumah yang digunakan untuk mandi lima kali sehari. Perumpamaan ini menegaskan bahwa shalat berfungsi sebagai pembersih dosa yang selalu tersedia dan berulang. Ibarat kotoran fisik yang hilang dengan mandi, dosa-dosa kecil seorang muslim akan dihapus dengan shalat yang khusyuk, asalkan dijauhi dosa besar. Dengan demikian, shalat merupakan mekanisme penyucian rohani yang kontinu dalam kehidupan Muslim.
# 4
وعَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ رضي اللَّه عنْهُ أَنَّ رجُلاً أَصاب مِنِ امْرأَةٍ قُبْلَةً ، فأَتَى النَّبِيَّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فَأَخبرهُ فأَنزَل اللَّه تعالى : { وأَقِم الصَّلاةَ طَرفي النَّهَار وَزُلَفا مِنَ اللَّيْلِ ، إِنَّ الْحَسنَاتِ يُذهِبْنَ السَّيِّئَاتِ } فقال الرَّجُلُ : أَلِي هذا ؟ قال : « لجمِيع أُمَّتي كُلِّهِمْ» متفقٌ عليه .
Terjemahan
Dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu 'anhu, seorang laki-laki telah mencium seorang wanita, kemudian ia datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan mengabarkan hal itu kepadanya. Maka Allah menurunkan firman-Nya: "Dan dirikanlah shalat pada kedua ujung siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk." Laki-laki itu bertanya: "Apakah ini khusus untukku?" Beliau menjawab: "Untuk seluruh umatku." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan bahwa shalat dan amal saleh lainnya dapat menghapus dosa-dosa kecil, seperti ciuman tanpa hak yang disebutkan. Ini menunjukkan luasnya rahmat Allah bagi umat Nabi Muhammad. Pelajaran utamanya adalah anjuran untuk segera menutupi kesalahan dengan memperbanyak ketaatan dan tidak berputus asa dari ampunan Allah.
Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan bahwa shalat dan amal saleh lainnya dapat menghapus dosa-dosa kecil, seperti ciuman tanpa hak yang disebutkan. Ini menunjukkan luasnya rahmat Allah bagi umat Nabi Muhammad. Pelajaran utamanya adalah anjuran untuk segera menutupi kesalahan dengan memperbanyak ketaatan dan tidak berputus asa dari ampunan Allah.
# 5
وعن أَبي هُريرة رضي اللَّه عنهُ أَنَّ رسول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : «الصَّلواتُ الخَمْسُ، والجُمُعةُ إِلى الجُمُعَةِ ، كفَّارةٌ لما بَيْنهُنَّ ، ما لم تُغش الكبَائِرُ » رواه مسلم .
Terjemahan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Shalat lima waktu, dari shalat Jumat yang satu ke shalat Jumat berikutnya, adalah penghapus dosa di antara keduanya, selama tidak melakukan dosa besar." (HR. Muslim)
Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan keutamaan shalat wajib sebagai rahmat Allah yang menghapus dosa-dosa kecil. Ibadah shalat lima waktu dan Jumat berfungsi sebagai pembersih kesalahan yang terjadi di antara waktu-waktu pelaksanaannya. Namun, manfaat penebus dosa ini khusus untuk dosa kecil, sedangkan dosa besar memerlukan taubat nasuha dan amal kebaikan khusus untuk diampuni. Dengan demikian, hadis ini menjadi motivasi untuk menjaga shalat secara konsisten sekaligus peringatan untuk menjauhi dosa-dosa besar.
Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan keutamaan shalat wajib sebagai rahmat Allah yang menghapus dosa-dosa kecil. Ibadah shalat lima waktu dan Jumat berfungsi sebagai pembersih kesalahan yang terjadi di antara waktu-waktu pelaksanaannya. Namun, manfaat penebus dosa ini khusus untuk dosa kecil, sedangkan dosa besar memerlukan taubat nasuha dan amal kebaikan khusus untuk diampuni. Dengan demikian, hadis ini menjadi motivasi untuk menjaga shalat secara konsisten sekaligus peringatan untuk menjauhi dosa-dosa besar.
# 6
وعن عثمانَ بنِ عفان رضي اللَّه عنهُ قال : سمِعْتُ رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يقولُ : «ما مِن امْرِيءٍ مُسْلِمٍ تحضُرُهُ صلاةٌ مَكتُوبةٌ فَيُحْسِنُ وُضُوءَهَا ، وَخُشوعَهَا ، وَرُكُوعَها ، إِلاَّ كانت كَفَّارةً لما قَبْلَهَا مِنْ الذنُوبِ ما لم تُؤْتَ كَبِيرةٌ ، وَذلكَ الدَّهْرَ كلَّهُ » رواه مسلم .
Terjemahan
Dari Utsman bin 'Affan radhiyallahu 'anhu, aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seorang muslim mana pun yang ketika waktu shalat wajib tiba, ia berwudhu dengan baik, lalu khusyuk dan memperbagus rukuk dan sujudnya, maka shalat itu akan menghapus dosa-dosanya yang telah lalu, selama ia tidak melakukan dosa besar. Dan pahala ini akan berlaku sepanjang tahun." (HR. Muslim)
Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan keutamaan shalat wajib yang dikerjakan dengan sempurna, mulai dari wudhu hingga kekhusyukan. Ia berfungsi sebagai penghapus dosa-dosa kecil yang dilakukan sebelumnya, dengan syarat dijauhi dosa besar. Anugerah pengampunan ini berlaku terus-menerus, menunjukkan betapa shalat yang ikhlas dan benar adalah sarana penyucian hati yang berkelanjutan bagi seorang muslim.
Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan keutamaan shalat wajib yang dikerjakan dengan sempurna, mulai dari wudhu hingga kekhusyukan. Ia berfungsi sebagai penghapus dosa-dosa kecil yang dilakukan sebelumnya, dengan syarat dijauhi dosa besar. Anugerah pengampunan ini berlaku terus-menerus, menunjukkan betapa shalat yang ikhlas dan benar adalah sarana penyucian hati yang berkelanjutan bagi seorang muslim.