✦ Selamat Idul Fitri 1447 H 🌙 Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. ✦
← Pahala
Kitab 9 · Bab 13

Anjuran untuk menghadiri shalat sunnah rawatib dan shalat Isya berjamaah

✦ 3 Hadith ✦
# 1
عنْ عثمانَ بنِ عفانَ رضيَ اللَّه عنهُ قالَ : سمعتُ رسولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يقولُ : «مَنْ صَلَّى العِشَاءَ في جَـمَاعَةٍ ، فَكَأَنَّما قامَ نِصْف اللَّيْل وَمَنْ صَلَّى الصبْح في جَمَاعَةٍ ، فَكَأَنَّما صَلَّى اللَّيْل كُلَّهُ » رواه مسلم . وفي روايةِ الترمذيّ عنْ عثمانَ بنِ عفانَ رضي اللَّه عنهُ قال : قال رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : «مَنْ شَهِدَ العِشَاءَ في جمَاعةٍ كان لهُ قِيامُ نِصْفِ لَيْلَة ، ومَنْ صَلَّى العِشَاءَ والْفَجْر في جمَاعَةٍ، كَانَ لَهُ كَقِيَامِ لَيْلَة » قال التِّرمذي : حديثٌ حسن صحيحٌ .
Terjemahan
Dari 'Utsman bin 'Affan radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa shalat 'Isya secara berjamaah, seakan-akan dia telah shalat (qiyamul lail) separuh malam. Dan barangsiapa shalat Shubuh secara berjamaah, seakan-akan dia telah shalat (qiyamul lail) semalam suntuk." (Diriwayatkan oleh Muslim)
Dalam riwayat At-Tirmidzi dari 'Utsman bin 'Affan radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa menghadiri 'Isya secara berjamaah, baginya (pahala) seperti shalat separuh malam. Dan barangsiapa shalat 'Isya dan Shubuh secara berjamaah, baginya (pahala) seperti shalat semalam suntuk." At-Tirmidzi berkata: hadits hasan shahih.

Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan keutamaan agung shalat berjamaah, khususnya Isya dan Subuh. Pahalanya disetarakan dengan ibadah sunah yang berat, yaitu qiyamullail separuh atau semalam penuh. Ini menunjukkan betapa Allah SWT sangat memuliakan dan melipatgandakan ganjaran bagi hamba-Nya yang menjaga kedua shalat jamaah di waktu sulit (karena mengantuk atau dinginnya malam) tersebut.

# 2
وعن أَبي هُريرة رضيَ اللَّه عنهُ أَنَّ رسولَ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « وَلَوْ يعْلَمُونَ مَا في العَتمَةِ والصُّبْحِ لأَتَوْهُما وَلَو حبْوًا » متفقٌ عليه . وقد سبق بطوِلهِ .
Terjemahan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Seandainya mereka mengetahui pahala shalat 'Isya dan Shubuh secara berjamaah, niscaya mereka akan mendatanginya meskipun dengan merangkak." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)

Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan keutamaan besar shalat Isya dan Subuh berjamaah di masjid. Ancaman "seandainya mereka mengetahui" menunjukkan banyaknya pahala yang tersembunyi dan sering diabaikan. Perintah untuk datang "meskipun merangkak" menekankan kesungguhan dan prioritas wajibnya ibadah ini, melebihi segala kendala. Ini adalah motivasi untuk konsisten pada dua shalat yang paling berat dilaksanakan karena waktunya.

# 3
وعنهُ قال : قال رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « لَيْسَ صَلاةٌ أَثْقَلَ عَلَى المُنَافِقينَ مِنْ صلاة الفَجْرِ وَالعِشاءِ وَلَوْ يَعْلَمُونَ ما فِيهما لأَتَوْهُما وَلَوْ حبْوًا » متفق عليه .
Terjemahan
Dari dia (Abu Hurairah) radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang-orang munafik daripada shalat Isya dan Subuh. Sekiranya mereka mengetahui pahala kedua shalat tersebut, niscaya mereka akan mendatanginya meskipun dengan merangkak."
(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)

Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan bahwa shalat Subuh dan Isya adalah ujian keimanan yang membedakan mukmin sejati dengan munafik. Orang munafik merasa berat karena waktu pelaksanaannya di malam dan dini hari yang dingin serta mengganggu kenyamanan tidur. Sebaliknya, pahala yang sangat besar hanya akan diraih oleh orang yang bersungguh-sungguh, bahkan rela berpayah-payah untuk menunaikannya.