Kitab 9 · Bab 32
Sunat sujud syukur ketika mendapatkan nikmat besar atau terhindar dari bencana besar.
✦ 1 Hadith ✦
# 1
عَنْ سَعْدِ بنِ أَبي وَقَّاصٍ رَضِيَ اللَّه عنْهُ قَالَ : خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم مِن مَكَّةَ نُرِيدُ المَدِينَةَ ، فَلَمَّا كُنَّا قَرِيبًا مِن عَزْوَراءَ نَزَلَ ثُمَّ رَفَعَ يَدَيْهِ ، فدعَا اللَّه سَاعَةً ، ثُمَّ خَرَّ سَاجِدًا ، فَمَكَثَ طَوِيلاً ، ثُمَّ قامَ فَرَفَعَ يَدَيْهِ ، ساعَةً ، ثُمَّ خَرَّ ساجِدًا ¬ فَعَلَهُ ثَلاثاً ¬ وَقَالَ: إِنِّي سَأَلْتُ رَبِّي ، وَشَفَعْتُ لأُمَّتِي ، فَأَعْطَاني ثُلُثَ أُمَّتي ، فَخَررتُ ساجدًا لِرَبِّي شُكرًا ، ثُمَّ رَفعْتُ رَأْسِي ، فَسَأَلْتُ رَبِّي لأُمَّتي ، فَأَعْطَانِي ثُلثَ أُمَّتي ، فَخررْتُ ساجداً لربِّي شُكراً ، ثمَّ رَفعْت رَأسِي فَسَألتُ رَبِّي لأُمَّتي ، فَأعطاني الثُّلُثَ الآخَرَ ، فَخَرَرتُ ساجِدا لِرَبِّي» رواه أبو داود .
Terjemahan
Dari Sa'ad bin Abu Waqqash radhiyallahu 'anhu, bahwa: "Kami bepergian bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dari Mekah menuju Madinah. Ketika kami mendekati Al-Azwar (nama tempat), beliau turun dari kendaraan, lalu mengangkat tangan berdoa kepada Allah beberapa saat, kemudian sujud. Beliau berada dalam sujud itu sangat lama, kemudian beliau bangun berdiri dan mengangkat tangan berdoa beberapa saat, kemudian beliau sujud. Beliau melakukan hal itu sebanyak tiga kali, dan bersabda: 'Sesungguhnya aku telah memohon kepada Rabbku dan memintakan syafaat untuk umatku, lalu Dia memberiku sepertiga dari umatku (masuk surga), maka aku pun bersujud kepada Rabbku sebagai ungkapan syukur. Kemudian, aku mengangkat kepala dan memohon kepada Rabbku untuk umatku, Dia memberiku sepertiga lagi, maka aku pun bersujud mengungkapkan syukur kepada Rabbku. Kemudian lagi, aku mengangkat kepala dan memohon kepada Rabbku untuk umatku lagi, lalu Dia memberiku sepertiga lagi, maka aku pun bersujud mengungkapkan syukur kepada Rabbku lagi.'" (Diriwayatkan oleh Abu Dawud)
Penjelasan singkat: Hadis ini menunjukkan betapa besar cinta dan perhatian Nabi Muhammad ﷺ kepada umatnya. Beliau bersungguh-sungguh berdoa dan bersujud memohon syafaat (pertolongan) kepada Allah untuk umatnya di akhirat kelak. Kisah ini mengajarkan pentingnya ketekunan dalam berdoa, bersyukur atas setiap anugerah, serta meneladani sifat kepedulian yang mendalam terhadap sesama.
Penjelasan singkat: Hadis ini menunjukkan betapa besar cinta dan perhatian Nabi Muhammad ﷺ kepada umatnya. Beliau bersungguh-sungguh berdoa dan bersujud memohon syafaat (pertolongan) kepada Allah untuk umatnya di akhirat kelak. Kisah ini mengajarkan pentingnya ketekunan dalam berdoa, bersyukur atas setiap anugerah, serta meneladani sifat kepedulian yang mendalam terhadap sesama.