Kitab 9 · Bab 42
Pahala makan sahur dan mengakhirkan sahur selama tidak takut akan terbitnya fajar
✦ 4 Hadith ✦
# 1
عنْ أَنسٍ رَضِيَ اللَّه عَنْهُ قال : قال رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « تَسَحَّرُوا فَإِنَّ في السُّحُورِ بَركَةً » متفقٌ عليه .
Terjemahan
Dari Anas radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Makan sahurlah kalian, karena sesungguhnya pada sahur itu terdapat barakah." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim).
Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan keutamaan makan sahur sebagai sunnah Rasulullah ﷺ yang mengandung keberkahan. Barakah sahur mencakup kekuatan fisik selama puasa, pahala mengikuti petunjuk Nabi, serta waktu yang mustajab untuk berdoa. Oleh karena itu, seorang muslim dianjurkan untuk tidak meninggalkan sahur meskipun hanya dengan seteguk air.
Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan keutamaan makan sahur sebagai sunnah Rasulullah ﷺ yang mengandung keberkahan. Barakah sahur mencakup kekuatan fisik selama puasa, pahala mengikuti petunjuk Nabi, serta waktu yang mustajab untuk berdoa. Oleh karena itu, seorang muslim dianjurkan untuk tidak meninggalkan sahur meskipun hanya dengan seteguk air.
# 2
وعن زيدِ بن ثابتٍ رَضيَ اللَّه عَنْهُ قال : تَسحَّرْنَا مَعَ رسولِ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، ثُمَّ قُمْنَا إِلى الصَّلاةِ . قِيلَ : كَمْ كانَ بَيْنَهُمَا ؟ قال : قَدْرُ خَمْسونَ آيةً . متفقٌ عليه .
Terjemahan
Dari Zaid bin Tsabit radhiyallahu 'anhu, dia berkata: "Kami pernah makan sahur bersama Rasulullah ﷺ, kemudian kami berdiri untuk shalat." Dia ditanya: "Berapa lama jarak antara keduanya?" Dia menjawab: "Sekitar (waktu membaca) lima puluh ayat." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim).
Penjelasan singkat: Hadis ini menjelaskan waktu akhir sahur yang disunnahkan, yaitu sekitar seperenam malam terakhir atau mendekati waktu Subuh. Jarak antara makan sahur dengan shalat Subuh diperkirakan seukuran waktu membaca 50 ayat Al-Qur'an dengan bacaan sedang (sekitar 10-15 menit). Ini menunjukkan kemudahan dan kasih sayang Allah dalam ibadah puasa, serta anjuran untuk mengakhirkan sahur selama belum masuk waktu fajar.
Penjelasan singkat: Hadis ini menjelaskan waktu akhir sahur yang disunnahkan, yaitu sekitar seperenam malam terakhir atau mendekati waktu Subuh. Jarak antara makan sahur dengan shalat Subuh diperkirakan seukuran waktu membaca 50 ayat Al-Qur'an dengan bacaan sedang (sekitar 10-15 menit). Ini menunjukkan kemudahan dan kasih sayang Allah dalam ibadah puasa, serta anjuran untuk mengakhirkan sahur selama belum masuk waktu fajar.
# 3
وَعَنِ ابنِ عُمَرَ رَضيَ اللَّه عَنْهُمَا ، قالَ : كانَ لرسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم مُؤَذِّنَانِ : بلالٌ وَابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ . فَقَالَ رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « إِنَّ بلالاً يُؤَذِّنُ بِلَيْلٍ ، فَكُلُوا وَاشْرَبُوا حتَّى يُؤَذِّنَ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ » قَالَ : وَلَمْ يَكُنْ بَيْنَهُمَا إِلاَّ أَنْ يَنْزِلَ هذا وَيَرْقَى هذا ، متفقٌ عليه .
Terjemahan
Dari Ibnu 'Umar radhiyallahu 'anhuma: "Rasulullah ﷺ memiliki dua muadzin: Bilal dan Ibnu Ummi Maktum. Rasulullah ﷺ bersabda: 'Sesungguhnya Bilal mengumandangkan adzan di waktu malam, maka makan dan minumlah sampai Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan adzan.'" Dia (perawi) berkata: "Jarak antara adzan keduanya hanyalah seperti jarak turunnya yang satu dan naiknya yang lain." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim).
Penjelasan singkat: Hadis ini menjelaskan bahwa adzan pertama sebelum Subuh (oleh Bilal) bertujuan sebagai peringatan bahwa waktu sahur akan segera berakhir. Adzan kedua (oleh Ibnu Ummi Maktum) adalah tanda masuknya waktu Subuh dan berhentinya makan sahur. Jarak antara kedua adzan itu sangat singkat. Hikmahnya adalah kehati-hatian dalam ibadah dan memberikan batas yang jelas antara akhir waktu sahur dan awal waktu puasa.
Penjelasan singkat: Hadis ini menjelaskan bahwa adzan pertama sebelum Subuh (oleh Bilal) bertujuan sebagai peringatan bahwa waktu sahur akan segera berakhir. Adzan kedua (oleh Ibnu Ummi Maktum) adalah tanda masuknya waktu Subuh dan berhentinya makan sahur. Jarak antara kedua adzan itu sangat singkat. Hikmahnya adalah kehati-hatian dalam ibadah dan memberikan batas yang jelas antara akhir waktu sahur dan awal waktu puasa.
# 4
وعَنْ عمْرو بنِ العاصِ رَضِيَ اللَّه عَنْهُ أَنَّ رسول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قالَ : « فَضْلُ ما بيْنَ صِيَامِنَا وَصِيامِ أَهْل الكتاب أَكْلَةُ السَّحَرِ » . رواه مسلم .
Terjemahan
Dari 'Amr bin Al-'Ash radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Pembeda antara puasa kita dengan puasa ahli kitab adalah makan sahur." (Diriwayatkan oleh Muslim).
Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan bahwa makan sahur adalah syiar dan pembeda utama puasa umat Islam. Hikmahnya adalah mengikuti sunnah Nabi, mendapatkan keberkahan waktu sahur, serta membedakan ibadah kita dengan ahli kitab. Dengan demikian, sahur bukan sekadar makan, tetapi identitas yang memperkuat ketaatan dan membedakan kemuliaan syariat Islam.
Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan bahwa makan sahur adalah syiar dan pembeda utama puasa umat Islam. Hikmahnya adalah mengikuti sunnah Nabi, mendapatkan keberkahan waktu sahur, serta membedakan ibadah kita dengan ahli kitab. Dengan demikian, sahur bukan sekadar makan, tetapi identitas yang memperkuat ketaatan dan membedakan kemuliaan syariat Islam.