✦ Selamat Idul Fitri 1447 H 🌙 Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. ✦
← Berjuang di Jalan Allah
Kitab 12 · Bab 3

Pahala memerdekakan budak

✦ 3 Hadith ✦
# 1
قال اللَّه تعالى: ﴿فَلَا اقْتَحَمَ الْعَقَبَةَ*وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْعَقَبَةُ*فَكُّ رَقَبَةٍ﴾[سورة البلد(11-13)]
Terjemahan
Allah berfirman: "Mengapa dia tidak mengerjakan kebajikan untuk menghindarkan diri dari kesulitan di hari akhirat? Tahukah kamu apakah (kebajikan yang dapat menghindarkan dari kesulitan) itu? (Yaitu) memerdekakan hamba sahaya." (QS. Al-Balad: 11-13).

Penjelasan singkat: Ayat ini menegaskan bahwa jalan untuk meraih keselamatan di akhirat (melintasi 'aqabah/rintangan) adalah dengan amal kebajikan yang nyata. Allah secara khusus menyebut memerdekakan budak sebagai contoh utama, yang intinya adalah membebaskan manusia dari penderitaan dan belenggu. Hikmahnya, keselamatan akhirat diraih dengan kepedulian sosial yang tulus dan pengorbanan untuk membebaskan sesama, baik dari perbudakan fisik maupun belenggu kemiskinan, kebodohan, dan kesulitan hidup.

# 2
وعنْ أبي هُريرةَ ، رضي اللَّه عنهُ ، قال : قال لي رَسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « منْ أَعْتَقَ رقَبةً مُسْلِمةً أَعْتَقَ اللَّه بِكُلِّ عُضْوٍ مِنْهُ عُضْواً مِنْهُ مِنَ النَّارِ حتى فَرْجَهُ بِفرجهِ » . متفقٌ عليهِ .
Terjemahan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa memerdekakan seorang budak muslim, maka Allah akan membebaskan setiap anggota tubuhnya dari neraka, karena dia telah membebaskan setiap anggota tubuh budak itu, hingga dia selamat dari neraka karena telah memerdekakan budak tersebut." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim).

Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan keutamaan besar memerdekakan budak muslim. Balasan dari Allah bersifat timbal balik dan setara: setiap anggota tubuh budak yang dibebaskan akan menjadi penyelamat bagi anggota tubuh yang memerdekakannya dari api neraka. Ini menunjukkan betapa Islam sangat menjunjung tinggi nilai kemuliaan dan kebebasan manusia.

# 3
وعَنْ أبي ذَرٍّ ، رضي اللَّه عنهُ ، قالَ : قُلْتُ يا رسُولَ اللَّه ، أيُّ الأعْمالِ أفضَل ؟ قَال : « الإيمانُ باللَّه ، والجِهادُ في سبيلِ اللَّه » قَالَ : قُلْتُ : أيُّ الرِّقَابِ أفْضَلُ ؟ قالَ : « أنْفَسُهَا عِنْد أَهْلِهَا ، وَأَكثَرُهَا ثَمَناً » متفقٌ عليه .
Terjemahan
Dari Abu Dzarr radhiyallahu 'anhu, dia berkata: Aku bertanya: "Wahai Rasulullah, amal apakah yang paling utama?" Beliau menjawab: "Beriman kepada Allah dan berjihad di jalan-Nya." Aku bertanya lagi: "Memerdekakan budak yang mana yang paling utama?" Beliau menjawab: "Budak yang paling baik dan paling berharga bagi pemiliknya." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim).

Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan bahwa puncak amal adalah keyakinan hati (iman) yang diwujudkan dalam pengorbanan tertinggi (jihad). Kemudian, Nabi mengajarkan prinsip prioritas dalam sedekah: memerdekakan budak yang paling bernilai bagi pemiliknya. Hikmahnya, amal terbaik adalah yang paling sulit dan besar pengorbanannya, baik jiwa maupun harta, karena mencerminkan ketulusan iman.