✦ Selamat Idul Fitri 1447 H 🌙 Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. ✦
← Hal-Hal yang Dilarang
Kitab 18 · Bab 70

Larangan mencela angin dan apa yang sebaiknya dibaca ketika ada angin.

✦ 3 Hadith ✦
# 1
عَنْ أَبي المُنْذِرِ أَبَيِّ بْنِ كَعْبٍ رَضِيَ اللَّه عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « لا تَسُبُّوا الرِّيحَ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ما تَكْرَهُونَ ، فَقُولُوا : اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ هذِهِ الرِّيحِ وخَيْرِ مَا فِيهَا وخَيْرِ ما أُمِرَتْ بِهِ ، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ هَذِهِ الرِّيحِ وَشَرِّ ما فيها وشرِّ ما أُمِرَتْ بِهِ » رواه الترمذي وقَالَ : حَديثٌ حسنٌ صحيح .
Terjemahan
Dari Abu al-Muntasyir 'Ubaid bin Ka'ab radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Janganlah kalian mencaci angin. Dan apabila kalian melihat sesuatu yang tidak kalian sukai (dari angin), maka berdoalah:
'Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan apa yang ada di dalamnya, dan kebaikan apa yang ia diperintahkan dengannya. Dan kami berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan apa yang ada di dalamnya, dan keburukan apa yang ia diperintahkan dengannya.'"
(Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan ia mengatakan hadis ini hasan sahih)

Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan adab seorang muslim terhadap ciptaan Allah. Larangan mencaci angin menegaskan bahwa segala fenomena alam terjadi atas kuasa dan hikmah-Nya. Sebagai gantinya, Rasulullah ﷺ mengajarkan doa yang mengandung sikap berserah diri, memohon perlindungan dari keburukan, dan tetap mengharap kebaikan dari setiap ketetapan Allah.

# 2
وعنْ أَبي هُرَيْرةَ رَضِي اللَّه عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَقُولُ : الرِّيحُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ تَأْتِي بِالرَّحْمَةِ ، وَتَأْتِي بالعَذَابِ ، فَإِذا رَأَيْتُمُوهَا فَلا تَسُبُّوهَا ، وَسَلُوا اللَّه خَيْرَهَا ، واسْتَعِيذُوا باللَّهِ مِنْ شَرِّهَا » رواه أبو داود بإِسناد حسنٍ . قوله صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « مِنْ رَوْحِ اللَّهِ » هو بفتح الراءِ : أَيْ رَحْمَتِهِ بِعِبَادِهِ .
Terjemahan
Dan dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: "Angin itu termasuk dari rahmat Allah, ia datang membawa rahmat dan ia datang membawa azab. Maka apabila kalian melihatnya, janganlah kalian mencacinya. Mohonlah kepada Allah kebaikannya dan berlindunglah kepada Allah dari keburukannya." (HR. Abu Dawud dengan sanad hasan).
Sabda beliau ﷺ: "Min rauhillah" dengan fathah huruf ra', artinya: rahmat-Nya kepada hamba-hamba-Nya.

Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan bahwa angin adalah bagian dari rahmat Allah dan kuasa-Nya, yang bisa membawa manfaat maupun musibah. Hikmahnya, kita dilarang mencaci makhluk atau fenomena alam karena ia tunduk pada ketentuan Allah. Sebagai hamba, sikap yang tepat adalah memohon kebaikan dan perlindungan hanya kepada-Nya, serta bersikap husnuzan terhadap takdir.

# 3
وعنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّه عنْهَا قَالَتْ : كَانَ النَّبِيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم إِذا عَصِفَتِ الرِّيح قالَ : «اللَّهُمَّ إِني أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا ، وَخَيْرِ مَا فِيهَا ، وخَيْر ما أُرسِلَتْ بِهِ ، وَأَعُوذُ بك مِنْ شَرِّهِا ، وَشَرِّ ما فِيها ، وَشَرِّ ما أُرسِلَت بِهِ » رواه مسلم .
Terjemahan
Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, bahwa Nabi ﷺ ketika ada angin bertiup kencang, beliau membaca doa:
"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya, kebaikan apa yang ada di dalamnya, dan kebaikan tujuan ia diutus. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya, keburukan apa yang ada di dalamnya, dan keburukan tujuan ia diutus."
(Diriwayatkan oleh Muslim)

Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan sikap tawakal dan ketergantungan hanya kepada Allah. Nabi ﷺ mengajarkan doa saat fenomena alam seperti angin kencang, yang mengandung kebaikan dan keburukan. Intinya adalah memohon kebaikan dan perlindungan dari keburukan segala ciptaan-Nya, serta mengakui bahwa segala sesuatu terjadi dengan takdir dan hikmah Allah.