Kitab 18 · Bab 86
Tidak boleh shalat ketika makanan telah datang dan dia cenderung ingin memakannya, begitu pula menahan buang air kecil dan besar.
✦ 1 Hadith ✦
# 1
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّه عَنْهَا قَالَتْ : سَمِعْتُ رَسُول اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَقُولُ : « لا صَلاةَ بحَضرَةِ طَعَامٍ ، وَلا وَهُوَ يُدَافِعُهُ الأَخْبَثَانَ » رواه مسلم .
Terjemahan
Dari Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidak (sempurna) shalat ketika makanan telah dihidangkan, dan tidak pula ketika menahan (buang air) kecil atau besar."
(Diriwayatkan oleh Muslim)
Penjelasan singkat: Hadits ini mengajarkan agar sebelum shalat, seseorang memastikan kebutuhannya telah terpenuhi, seperti makan jika lapar dan buang hajat jika perlu. Hal ini agar hati dan pikiran dapat fokus sepenuhnya pada shalat, tidak terganggu oleh hal-hal duniawi.
(Diriwayatkan oleh Muslim)
Penjelasan singkat: Hadits ini mengajarkan agar sebelum shalat, seseorang memastikan kebutuhannya telah terpenuhi, seperti makan jika lapar dan buang hajat jika perlu. Hal ini agar hati dan pikiran dapat fokus sepenuhnya pada shalat, tidak terganggu oleh hal-hal duniawi.