Kitab 18 · Bab 87
Larangan menengadah ke langit saat shalat.
✦ 1 Hadith ✦
# 1
عَنْ أَنسِ بْنِ مَالكٍ رَضِيَ اللَّه عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « مَا بالُ أَقْوَامٍ يَرْفَعُونَ أَبْصَارَهُمْ إِلِى السَّماءِ في صَلاتِهِمْ ، » فَاشْتَدَّ قَوْلُهُ في ذلك حَتَّى قَالَ : « لَيَنْتَهُنَّ عَنْ ذلك ، أَوْ لَتُخْطَفَنَّ أَبْصارُهُمْ ، » رواه البخاري .
Terjemahan
Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Mengapa ada orang-orang yang mengangkat pandangan mereka ke langit dalam shalat mereka?" Maka keraslah ucapan beliau dalam hal itu, hingga beliau bersabda: "Hendaklah mereka benar-benar menghentikan hal itu, atau sungguh pandangan mereka akan disambar (dicabut)."
(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari)
Penjelasan singkat: Hadits ini melarang mengangkat pandangan ke langit saat shalat. Pandangan seharusnya ke tempat sujud sebagai bentuk kekhusyukan. Larangan ini ditegaskan dengan ancaman yang keras untuk menunjukkan betapa pentingnya adab ini.
(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari)
Penjelasan singkat: Hadits ini melarang mengangkat pandangan ke langit saat shalat. Pandangan seharusnya ke tempat sujud sebagai bentuk kekhusyukan. Larangan ini ditegaskan dengan ancaman yang keras untuk menunjukkan betapa pentingnya adab ini.