✦ Selamat Idul Fitri 1447 H 🌙 Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. ✦
← Perintah
Kitab 1 · Bab 59

Dorongan untuk memakan hasil usaha sendiri, tidak meminta kepada orang lain, dan tidak berusaha agar orang lain memberikannya

✦ 6 Hadith ✦
# 1
ال اللَّه تعالى: ﴿ فإذا قضيت الصلاة فانتشروا في الأرض وابتغوا من فضل اللَّه ﴾ الآية.سورة الجمعة(10)
Terjemahan
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah." (QS. Al-Jumu'ah: 10).

Penjelasan singkat: Ayat ini menegaskan keseimbangan hidup seorang muslim antara urusan akhirat dan dunia. Setelah menunaikan kewajiban ibadah (shalat Jumat), diperintahkan untuk kembali aktif mencari rezeki dan mengembangkan kehidupan di muka bumi. Ini merupakan bantahan terhadap pandangan yang menganggap ibadah ritual harus membuat seseorang meninggalkan aktivitas duniawi. Perintah "mencari karunia Allah" menunjukkan bahwa bekerja dan berusaha adalah bagian dari ibadah dan bentuk tawakkal kepada-Nya.

# 2
وعنْ أبي عبدِ اللَّه الزُّبَيْرِ بنِ العوَّامِ رضي اللَّه عنه قالَ : قالَ رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « لأَنْ يَأْخُذَ أَحَدُكُم أَحبُلَهُ ثُمَّ يَأْتِيَ الجَبَلَ ، فَيَأْتِيَ بحُزْمَةٍ مِن حَطَبٍ عَلى ظَهِرِهِ فَيَبيعَهَا ، فَيَكُفَّ اللَّه بها وَجْهَهُ ، خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَن يَسأَلَ النَّاسَ ، أَعطَوْهُ أَوْ مَنَعُوهُ » رواه البخاري .
Terjemahan
Dari Abu 'Abdillah Az-Zubair bin Al-'Awwam radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sungguh, jika salah seorang dari kalian mengambil talinya, lalu pergi ke gunung, kemudian kembali dengan seikat kayu bakar di punggungnya untuk dijual, sehingga dengan itu Allah menjaga kehormatannya, itu lebih baik baginya daripada meminta-minta kepada manusia, baik mereka memberi atau menolaknya." (HR. Al-Bukhari).

Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan keutamaan bekerja keras dan mencari rezeki yang halal, sekalipun pekerjaannya terlihat sederhana dan berat seperti mengumpulkan kayu bakar. Esensinya adalah menjaga kehormatan diri dengan menjauhi sikap meminta-minta. Rasulullah mengajarkan bahwa kemandirian dan usaha sendiri untuk memenuhi kebutuhan, meski hasilnya sedikit, jauh lebih mulia di sisi Allah daripada menjadi beban bagi orang lain.

# 3
وعن أبي هُريرة رضي اللَّه عنه قال : قال رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « لأَنْ يحتَطِبَ أَحَدُكُم حُزمَةً على ظَهرِه ، خَيْرٌ من أَنْ يَسأَل أَحَداً ، فَيُعُطيَه أَو يمنَعَهُ » متفقٌ عليه .
Terjemahan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sungguh, jika salah seorang dari kalian pergi mencari seikat kayu bakar lalu memikulnya di punggungnya, kemudian menjualnya, itu lebih baik daripada meminta-minta kepada orang lain yang mungkin memberi atau tidak memberi." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim).

Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan keutamaan bekerja keras dan menjauhi meminta-minta. Rasulullah mengajarkan bahwa usaha sekecil apa pun, seperti mencari kayu bakar untuk dijual, lebih mulia dan terhormat daripada mengulurkan tangan meminta belas kasihan orang lain. Hikmahnya adalah menjaga harga diri, melatih kemandirian, serta menjauhkan diri dari potensi hilangnya keberkahan rezeki dan rasa malu jika permintaan ditolak.

# 4
وعنه عنِ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « كان دَاوُدُ عليهِ السَّلامُ لا يَأْكُل إِلاَّ مِن عَملِ يَدِهِ » رواه البخاري .
Terjemahan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Nabi Dawud 'alaihissalam tidak pernah makan kecuali dari hasil kerja tangannya sendiri." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari).

Penjelasan singkat: Hadis ini menekankan keutamaan bekerja dan berusaha secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan hidup, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Dawud 'alaihissalam. Hikmahnya adalah anjuran untuk tidak bergantung pada orang lain dan menjauhi sikap meminta-minta. Selain itu, kerja keras dengan tangan sendiri menjauhkan dari kehinaan dan menjaga kehormatan diri, serta hasil yang diperoleh lebih berkah.

# 5
وعنه أَن رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « كَانَ زَكَرِيَّا عليه السَّلامُ نجَّاراً » رواه مسلم .
Terjemahan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Nabi Zakariya 'alaihissalam adalah seorang tukang kayu." (Diriwayatkan oleh Muslim).

Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan bahwa Nabi Zakariya 'alaihissalam, seorang nabi yang mulia, bekerja sebagai tukang kayu. Hal ini mengandung pelajaran bahwa bekerja dan mencari nafkah dengan tangan sendiri adalah perbuatan terhormat, tidak mengurangi kemuliaan dan kedudukan seseorang, bahkan bagi seorang nabi. Hadis ini mengajarkan sikap tawadhu', kemandirian, serta menghilangkan anggapan bahwa pekerjaan kasar bertentangan dengan ketinggian ilmu dan martabat.

# 6
وعن المِقدَامِ بن مَعْدِ يكَربَ رضي اللَّه عنه ، عن النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَاماً خَيْراً مِن أَنَ يَأْكُلَ مِن عمَلِ يَدِهِ ، وَإِنَّ نَبيَّ اللَّه دَاوُدَ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم كان يَأْكلُ مِن عَمَلِ يَدِهِ » رواه البخاري .
Terjemahan
Dari Al-Miqdam bin Ma'dikarib radhiyallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tidak ada seorang pun yang memakan makanan yang lebih baik daripada makanan yang dihasilkan dari usaha tangannya sendiri. Dan sesungguhnya Nabi Allah Dawud 'alaihissalam makan dari hasil usahanya sendiri." (HR. Al-Bukhari).

Penjelasan singkat: Hadis ini menekankan keutamaan bekerja dan berusaha secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan hidup. Nabi menjadikan Nabi Dawud AS sebagai teladan yang makan dari hasil keringatnya sendiri. Hikmahnya, makanan yang halal dari usaha sendiri lebih mulia, menjauhkan dari meminta-minta, dan mendatangkan keberkahan serta kemandirian dalam hidup.