✦ Selamat Idul Fitri 1447 H 🌙 Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. ✦
← Perintah
Kitab 1 · Bab 66

Sunah bagi Laki-Laki untuk Mengunjungi Kuburan dan Bacaan yang Dibaca Saat Itu

✦ 4 Hadith ✦
# 1
عن بُرَيْدَةَ ، رضي اللَّهُ عنه ، قال : قال رسُولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيارَة القُبُورِ فَزُوروها » رواهُ مسلم . وفي رواية « فمن أراد أن يزور القبور فليزر فإنها تذكرنا بالآخرة » .
Terjemahan
Dari Buraidah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dulu aku melarang kalian berziarah kubur, (namun sekarang) berziarahlah." Diriwayatkan oleh Muslim.
Dalam riwayat lain: "Maka barangsiapa ingin berziarah kubur, hendaklah ia berziarah, karena hal itu mengingatkan kita pada akhirat."

Penjelasan singkat: Hadis ini menunjukkan perkembangan hukum dalam syariat Islam (tadarruj). Larangan awal ziarah kubur bertujuan meluruskan akidah kaum muslimin dari tradisi jahiliyah. Setelah iman mantap, Nabi membolehkannya karena ziarah kubur mengandung hikmah besar: mengingat kematian dan akhirat, sehingga melunakkan hati dan mendorong untuk lebih taat.

# 2
وعن عائشَةَ رضي اللَّهُ عنها قالت : كان رسُولُ اللَّهِ ، صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، كُلَّما كان لَيْلَتها منْ رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَخْرُجُ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ إِلى البَقِيعِ ، فَيَقُولُ : « السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤمِنينَ ، وأَتَاكُمْ ما تُوعَدُونَ ، غَداً مُؤَجَّلُونَ ، وإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحِقُونَ ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لأَهْلِ بَقِيعِ الغَرْقَدِ » رواهُ مسلم .
Terjemahan
Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada setiap malam yang merupakan gilirannya (untuk bermalam di rumahnya), di akhir malam, beliau pergi ke pemakaman Baqi' dan berdoa: "Keselamatan atas kalian, wahai penghuni negeri kaum mukminin. Apa yang dijanjikan kepada kalian telah datang. Kalian akan diberi penangguhan hingga besok. Dan kami, insya Allah, akan menyusul kalian. Ya Allah, ampunilah penghuni Baqi' Al-Gharqad." (Diriwayatkan oleh Muslim)

Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan pentingnya mengingat kematian dan kehidupan akhirat. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberi contoh untuk selalu berziarah dan mendoakan orang yang telah meninggal, khususnya kaum muslimin. Doa beliau juga mengandung pengakuan bahwa kematian adalah kepastian yang akan menyusul setiap orang, sehingga mendorong untuk senantiasa mempersiapkan bekal amal shaleh.

# 3
وعن بُرَيْدَةَ رضي اللَّهُ عنهُ ، قال : كَانَ النَّبِيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يُعَلِّمُهُمْ إِذا خَرَجُوا إِلى المَقابِرِ أَنْ يَقُولَ قَائِلُهُم : « السَّلامُ عَلَيكُمْ أَهْل الدِّيارِ مِنَ المُؤْمِنِينَ والمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاَحِقُونَ ، أَسْأَلُ اللَّه لَنَا وَلَكُمُ العافِيَةَ » رواه مسلم .
Terjemahan
Dari Buraidah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengajarkan mereka saat keluar untuk berziarah kubur agar membaca: "Keselamatan atas kalian, wahai penghuni negeri ini dari kalangan mukminin dan muslimin. Dan kami, insya Allah, akan menyusul kalian. Aku memohon kepada Allah keselamatan bagi kami dan bagi kalian." (Diriwayatkan oleh Muslim)

Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan tata cara dan adab ziarah kubur yang diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Ziarah kubur disyariatkan untuk mengingat akhirat dan mendoakan ahli kubur. Doa dalam hadis ini mengandung salam, pengakuan terhadap keimanan mereka, pengakuan bahwa kematian adalah kepastian, serta permohonan keselamatan bagi orang yang hidup dan yang telah meninggal.

# 4
وعن ابن عَبَّاسٍ ، رَضَيَ اللَّه عنهما ، قال : مَرَّ رسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم بِقُبورٍ بالمَدِينَةِ فَأَقْبَلَ عَلَيْهِمْ بوَجْهِهِ فقالَ : « السَّلامُ عَلَيْكُمْ يا أَهْلَ القُبُورِ ، يَغْفِرُ اللَّهُ لَنا وَلَكُمْ ، أَنْتُم سَلَفُنا ونحْنُ بالأَثَرِ » رواهُ الترمذي وقال : حديثٌ حسن .
Terjemahan
Dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berjalan melewati beberapa kuburan di Madinah, lalu beliau menghadap ke kuburan-kuburan tersebut dan berdoa: "Keselamatan atas kalian, wahai penghuni kubur. Semoga Allah mengampuni kami dan kalian. Kalian adalah pendahulu kami dan kami akan menyusul." (Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan ia berkata: hadits ini hasan)

Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan sunnah mengucapkan salam kepada penghuni kubur, yang mengandung nilai penghormatan dan pengakuan bahwa kematian adalah takdir semua manusia. Doa yang diajarkan Rasulullah mencerminkan sikap rendah hati, solidaritas sesama muslim, dan pengharapan ampunan Allah untuk yang hidup maupun yang telah wafat. Selain itu, hadis ini mengingatkan kita akan kehidupan akhirat dan bahwa kita akan menyusul mereka, sehingga mendorong persiapan amal shaleh.