Kitab 2 · Bab 7
Perhatian mendengarkan pembicara, terhadap hal-hal yang tidak dilarang; dan diam mendengarkan orang berilmu serta pemberi nasihat saat menghadiri forum mereka.
✦ 1 Hadith ✦
# 1
عن جَرير بن عبدِ اللَّه رضي اللَّه عنه قال : قال لي رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم في حجَّةِ الْوَدَاع : « اسْتَنْصِتِ النَّاسَ » ثمَّ قال : « لا ترْجِعُوا بعْدِي كُفَّاراً يضْرِبُ بَعْضُكُمْ رِقَاب بَعْضٍ » متفقٌ عليه .
Terjemahan
Dari Jarir bin Abdullah radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda kepadaku pada saat haji wada': "Suruhlah manusia untuk diam." Kemudian beliau bersabda selanjutnya: "Setelah aku pergi, janganlah kalian kembali menjadi kafir, saling membunuh satu sama lain." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
Penjelasan singkat: Dalam khutbah haji wada' yang bersejarah, Nabi ﷺ mengingatkan umatnya untuk menjaga persatuan, tidak saling memerangi, dan tetap berpegang pada Islam setelah beliau wafat.
Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan wasiat agung Nabi ﷺ tentang menjaga kesatuan umat dan keutuhan akidah. Larangan kembali kepada kekufuran dan saling membunuh merupakan peringatan keras terhadap perpecahan dan pertumpahan darah sesama muslim. Intinya, kewajiban memelihara persaudaraan iman dan menjauhi segala bentuk konflik yang dapat merusak agama dan nyawa.
Penjelasan singkat: Dalam khutbah haji wada' yang bersejarah, Nabi ﷺ mengingatkan umatnya untuk menjaga persatuan, tidak saling memerangi, dan tetap berpegang pada Islam setelah beliau wafat.
Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan wasiat agung Nabi ﷺ tentang menjaga kesatuan umat dan keutuhan akidah. Larangan kembali kepada kekufuran dan saling membunuh merupakan peringatan keras terhadap perpecahan dan pertumpahan darah sesama muslim. Intinya, kewajiban memelihara persaudaraan iman dan menjauhi segala bentuk konflik yang dapat merusak agama dan nyawa.