β¦ Thaharah β¦
11
Fardu Mandi
β½ Teks Arab
(ΩΨ΅Ω ) ΩΨ±ΩΨΆ Ψ§ΩΨΊΨ³Ω Ψ§Ψ«ΩΨ§Ω : Ψ§ΩΩΩΨ© Ψ ΩΨͺΨΉΩ
ΩΩ
Ψ§ΩΨ¨Ψ―Ω Ψ¨Ψ§ΩΩ
Ψ§Ψ‘ .
β Transliterasi Latin
Fashl. Furuudhul-ghusli itsnaani: an-niyyatu, wa ta'miimul-badani bil-maa'.
β¦ Terjemahan
Pasal. Fardu mandi ada dua: niat, dan meratakan seluruh badan dengan air.
β Penjelasan
Fardu Mandi Wajib
Mandi wajib memiliki dua fardu (rukun) yang harus dipenuhi agar mandinya sah dan hadats besar terangkat.
Dua Fardu Mandi
- Niat: Niat dilakukan di dalam hati bersamaan dengan mulai membasuh bagian tubuh. Niat mandi wajib (janabah):
ΩΩΩΩΩΩΨͺΩ Ψ§ΩΩΨΊΩΨ³ΩΩΩ ΩΩΨ±ΩΩΩΨΉΩ Ψ§ΩΩΨΩΨ―ΩΨ«Ω Ψ§ΩΩΨ£ΩΩΩΨ¨ΩΨ±Ω ΩΩΨ±ΩΨΆΩΨ§ ΩΩΩΩΩΩΩ ΨͺΩΨΉΩΨ§ΩΩΩ"Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar, fardu karena Allah Ta'ala."
- Meratakan Air ke Seluruh Badan: Air harus mengenai seluruh permukaan tubuh secara merata, meliputi kulit, rambut, bulu, dan kuku. Segala penghalang masuknya air (seperti cat kuku yang tebal, lem, atau lilin) wajib dihilangkan terlebih dahulu.
Tata Cara Mandi yang Dianjurkan (Sunnah)
- Membaca basmalah.
- Mencuci kedua tangan tiga kali.
- Membersihkan kemaluan dan area sekitarnya.
- Berwudu secara sempurna.
- Membasahi kepala tiga kali hingga merata ke kulit kepala.
- Menyiram badan dimulai dari sisi kanan lalu kiri.
- Memastikan air merata ke seluruh tubuh termasuk lipatan kulit.
Dalil
ΩΩΨ₯ΩΩΩ ΩΩΩΩΨͺΩΩ
Ω Ψ¬ΩΩΩΨ¨ΩΨ§ ΩΩΨ§Ψ·ΩΩΩΩΩΨ±ΩΩΨ§
"Dan jika kamu dalam keadaan junub, maka mandilah." (QS. Al-Ma'idah: 6)
Dari Aisyah RA: "Ketika mandi janabah, Nabi SAW memulai dengan mencuci kedua tangannya, kemudian berwudu seperti wudu untuk shalat, kemudian memasukkan jari-jari tangannya ke sela-sela rambut, lalu menyiram kepalanya tiga kali, kemudian meratakan air ke seluruh tubuhnya." (HR. Bukhari no. 248 dan Muslim no. 316)
Kitab Safinatun Najah Β· Syaikh Salim bin Samir Al-Hadhrami Β· Mazhab Syafi'i