โฆ Thaharah โฆ
10
Sebab Mandi Wajib
โฝ Teks Arab
ูุตู ) ู
ูุฌุจุงุช ุงูุบุณู ุณุชุฉ: ุฅูุงูุฌ ุงูุญุดูุฉ ูู ุงููุฑุฌ ุ ูุฎุฑูุฌ ุงูู
ูู ูุงูุญูุถ ูุงูููุงุณ
ูุงููุงูุฏุฉ ูุงูู ูุช
ูุงููุงูุฏุฉ ูุงูู ูุช
โ Transliterasi Latin
Fashl. Muujibaatul-ghusli sittatun: iilaajul-hasyafati fil-farji, wa khuruujul-maniyyi, wal-haidhu, wan-nifaasu, wal-wilaadatu, wal-mautu.
โฆ Terjemahan
Pasal. Hal-hal yang mewajibkan mandi ada enam: masuknya hasyafah (kepala kemaluan laki-laki) ke dalam farji (kemaluan perempuan), keluarnya mani, haid, nifas, melahirkan, dan kematian.
โ Penjelasan
Sebab-sebab yang Mewajibkan Mandi
Mandi wajib (mandi janabah) adalah mandi untuk menghilangkan hadats besar. Ada enam perkara yang menyebabkan seseorang wajib mandi.
Enam Sebab Mandi Wajib
- Persetubuhan (Jima'): Masuknya hasyafah (kepala kemaluan laki-laki) ke dalam farji, meskipun tidak keluar mani. Hal ini mewajibkan mandi bagi kedua belah pihak. Dalilnya:
ุฅูุฐูุง ุงููุชูููู ุงููุฎูุชูุงููุงูู ููุฌูุจู ุงููุบูุณููู"Apabila dua kemaluan bertemu, maka wajib mandi." (HR. Tirmidzi)
- Keluarnya Mani: Keluarnya mani baik saat tidur (mimpi basah) maupun terjaga, disengaja maupun tidak. Ciri mani: berwarna putih kekuningan, kental, berbau khas seperti adonan, dan keluarnya terasa nikmat.
ุงููู ูุงุกู ู ููู ุงููู ูุงุกู"Kewajiban mandi (air) itu karena keluarnya air (mani)." (HR. Muslim)
- Haid: Darah yang keluar secara alami dari rahim perempuan yang sehat, bukan karena sakit atau melahirkan. Setelah darah haid berhenti, wajib mandi sebelum kembali melaksanakan ibadah.
ุฏูุนูู ุงูุตููููุงุฉู ุฃููููุงู ู ุฃูููุฑูุงุฆููู ุซูู ูู ุงุบูุชูุณูููู ููุตููููู"Tinggalkan shalat selama hari-hari haidmu, kemudian mandilah dan shalatlah." (HR. Muttafaq 'Alaih)
- Nifas: Darah yang keluar setelah atau bersamaan dengan persalinan. Hukumnya sama dengan haid dalam banyak hal, dan wajib mandi setelah berhenti.
- Melahirkan: Seorang wanita yang melahirkan wajib mandi meskipun tidak mengeluarkan darah nifas, karena melahirkan itu sendiri merupakan sebab wajib mandi.
- Kematian (bagi Muslim): Orang Islam yang meninggal wajib dimandikan, kecuali yang mati syahid di medan perang. Dalilnya:
ุงุบูุณูููููู ุจูู ูุงุกู ููุณูุฏูุฑู"Mandikan dia dengan air dan daun bidara." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hal yang Diharamkan Bagi Orang Junub
Orang yang wajib mandi (junub, haid, nifas) dilarang: melaksanakan shalat, membaca Al-Qur'an, menyentuh mushaf, berdiam diri di masjid, dan thawaf hingga ia bersuci.
Kitab Safinatun Najah ยท Syaikh Salim bin Samir Al-Hadhrami ยท Mazhab Syafi'i