โฆ Thaharah โฆ
12
Syarat Wudu
โฝ Teks Arab
(ูุตู ) ุดุฑูุท ุงููุถูุก ุนุดุฑุฉ : ุงูุฅุณูุงู
ุ ูุงูุชู
ููุฒ ุ ูุงูููุงุก ุ ุนู ุงูุญูุถ ุ ูุงูููุงุณ ุ ูุนู
ุง ูู
ูุน ูุตูู ุงูู
ุงุก ุฅูู ุงูุจุดุฑุฉ ุ ูุฃู ูุง ูููู ุนูู ุงูุนุถู ู
ุง ูุบูุฑ ุงูู
ุงุก ุงูุทููุฑ ุ ูุฏุฎูู ุงูููุช ุ ูุงูู
ูุงูุงุฉ ูุฏุงุฆู
ุงูุญุฏุซ.
โ Transliterasi Latin
Fashl. Syuruuthul-wudhuu'i 'asyarotun: al-islaamu, wat-tamyiizu, wan-naqaa'u 'anil-haidhi wan-nifaas, wa 'ammaa yamna'u wushuulal-maa'i ilal-basyarah, wa an laa yakuuna 'alal-'udhwi maa yughayyirul-maa', wal-'ilmu bi-fardhiyyatih, wa an laa ya'taqida fardhon min furuudhihi sunnataan, wal-maa'ut-thohuur, wa dukhuulul-waqt, wal-muwaalatu li-daa'imil-hadats.
โฆ Terjemahan
Pasal. Syarat-syarat wudu ada sepuluh: Islam, tamyiz (berakal dan dapat membedakan), suci dari haid dan nifas, tidak ada penghalang yang mencegah air mencapai kulit, tidak ada sesuatu di anggota wudu yang mengubah sifat air, mengetahui bahwa wudu itu wajib, tidak meyakini salah satu fardu wudu sebagai sunnah, air yang digunakan adalah air suci (mutlak), masuk waktu shalat (bagi yang berhadats terus-menerus), dan berkesinambungan (muwalat) bagi yang berhadats terus-menerus.
โ Penjelasan
Syarat-syarat Sah Wudu
Syarat wudu adalah hal-hal yang harus dipenuhi sebelum dan selama berwudu agar wudu dinyatakan sah. Berbeda dengan fardu yang merupakan bagian dari wudu itu sendiri, syarat adalah kondisi di luar yang harus terpenuhi.
Sepuluh Syarat Wudu
- Islam: Wudu hanya sah dilakukan oleh orang yang beragama Islam. Wudu orang kafir tidak sah.
- Tamyiz: Sudah mampu membedakan yang baik dan buruk. Anak kecil yang belum tamyiz wudunya tidak sah.
- Suci dari Haid dan Nifas: Wanita yang sedang haid atau nifas tidak sah berwudu karena hadats besar belum terangkat, yang wajib baginya adalah mandi.
- Tidak Ada Penghalang Air: Tidak ada benda yang menghalangi air menyentuh kulit, seperti cat yang tebal, lem, lilin, atau sejenisnya. Cat kuku tipis (seperti pacar/hinna) tidak menghalangi.
- Tidak Ada Pengubah Air: Tidak ada benda di anggota wudu yang dapat mengubah sifat air wudu hingga air tidak lagi disebut air mutlak.
- Mengetahui Kewajiban Wudu: Harus mengetahui dan meyakini bahwa wudu adalah ibadah yang diwajibkan oleh syariat.
- Tidak Menganggap Fardu sebagai Sunnah: Tidak boleh meyakini bahwa salah satu fardu wudu (seperti membasuh wajah) hukumnya hanya sunnah.
- Air Suci (Mutlak): Air yang digunakan harus air suci dan menyucikan, bukan air musta'mal atau air mutanajis.
- Masuk Waktu Shalat: Syarat ini khusus bagi orang yang berhadats terus-menerus (da'imul hadats), seperti penderita beser. Wudunya hanya berlaku untuk satu waktu shalat.
- Muwalat (Berkesinambungan): Juga khusus bagi da'imul hadats โ wudu harus dilakukan secara berurutan tanpa jeda yang lama antar anggota wudu.
Dalil
ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู
ููููุง ุฅูุฐูุง ููู
ูุชูู
ู ุฅูููู ุงูุตููููุงุฉู ููุงุบูุณููููุง ููุฌููููููู
ู
"Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu..." (QS. Al-Ma'idah: 6)
Kitab Safinatun Najah ยท Syaikh Salim bin Samir Al-Hadhrami ยท Mazhab Syafi'i