✦ Selamat Idul Fitri 1447 H 🌙 Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. ✦
← Menjenguk Orang Sakit
Kitab 7 · Bab 15

Berjalan cepat saat mengantar jenazah ke pemakaman.

✦ 2 Hadith ✦
# 1
عن أبي هُرَيْرَةَ رضِيَ اللَّهُ عنه عَن النَّبيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « أَسْرِعُوا بِالجَنَازَةِ ، فَإنْ تَكُ صَالِحَةً ، فَخَيْرٌ تُقَدِّمُونها إلَيْهِ ، وَإنْ تَك سِوَى ذلِكَ ، فَشَرٌّ تَضَعُونَهُ عَنْ رِقَابِكُمْ » متفقٌ عليه . وفي روايةٍ لمُسْلِمٍ : « فَخَيْرٌ تُقَدِّمُونَهَا عَلَيْه » .
Terjemahan
Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda: "Bersegeralah (membawa) jenazah. Jika dia orang shalih, maka kebaikan yang kalian dahulukan untuknya. Dan jika dia selain itu (tidak shalih), maka keburukan yang kalian letakkan dari pundak-pundak kalian." (Muttafaqun 'alaih)
Dalam riwayat Muslim: "Maka kebaikan yang kalian dahulukan untuknya."

Penjelasan singkat: Hadis ini memerintahkan untuk mempercepat proses membawa jenazah menuju pemakaman. Hikmahnya adalah sebagai bentuk penghormatan terakhir. Bagi jenazah yang shalih, ia segera mendapatkan kebaikan dan ketenangan di alam barzakh. Sementara bagi yang tidak shalih, percepatan ini meringankan beban masyarakat dari kehadiran keburukan.

# 2
وعن أبي سعيدٍ الخُدْرِيِّ رضي اللَّه عنه قَالَ . كَانَ النَّبيُّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَقُولُ: « إذا وُضِعَتِ الجِنَازَةُ ، فَاحْتَملَهَا الرِّجَالُ عَلى أَعنَاقِهِمْ ، فَإنْ كَانتْ صَالحةً ، قالتْ : قَدِّمُوني، وَإنْ كَانَتْ غَيْرَ صَالِحَةٍ ، قَالَتْ لأهْلِهَا : يَاوَيْلَهَا أَيْنَ تَذْهَبُونَ بِهَا ، يَسْمَعُ صَوْتَهَا كُلُّ شَيْءٍ إلاَّ الإنسانَ ، وَلَوْ سَمِعَ الإنْسَانُ ، لَصَعِقَ » رواه البخاري .
Terjemahan
Dari Abu Sa'id Al-Khudri رضي الله عنه, dia berkata: Nabi ﷺ bersabda: "Ketika jenazah diletakkan (di liang lahat) setelah para lelaki mengusungnya di pundak mereka, jika jenazah itu orang shalih, dia berkata: 'Bawalah aku cepat-cepat.' Tetapi jika jenazah itu tidak shalih, dia berkata kepada keluarganya: 'Celaka! Ke mana kalian membawaku?' Segala sesuatu mendengar suaranya kecuali manusia. Jika manusia mendengarnya, mereka pasti pingsan (atau mati)." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)

Penjelasan singkat: Hadis ini mengungkapkan realitas gaib tentang kondisi jenazah saat dikubur. Orang yang shaleh akan merasa gembira menyambut akhirat, sedangkan orang yang tidak shaleh menyesal dan ketakutan. Suara ruh mereka didengar oleh seluruh makhluk kecuali manusia, sebagai bentuk rahmat Allah agar manusia tidak binasa. Pelajaran utamanya adalah motivasi untuk memperbanyak amal shaleh dan selalu takut akan kesudahan yang buruk.