Kitab 7 · Bab 21
Pahala bagi orang yang anak kecilnya meninggal.
✦ 3 Hadith ✦
# 1
عن أنس رضي اللَّه عَنْه قال : قَال رَسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « مَا مِنْ مُسلِمٍ يَمُوتُ له ثلاثَةٌ لم يَبلُغُوا الحِنْثَ إلا أدخلَهُ اللَّه الجنَّةَ بِفَضْل رحْمَتِهِ إيَّاهُمْ » . متفقُ عليه .
Terjemahan
Dari Anas رضي الله عنه, dia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Seorang muslim mana pun yang tiga anaknya meninggal sebelum baligh, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga karena rahmat-Nya kepada mereka." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
Penjelasan singkat: Hadis ini menunjukkan keutamaan kesabaran orang tua yang diuji dengan kematian anak-anaknya yang belum baligh. Allah menjanjikan surga bagi mereka sebagai karunia dan bentuk rahmat-Nya, baik kepada anak-anak yang wafat dalam keadaan fitrah maupun sebagai penghibur bagi keluarganya. Ini menjadi motivasi untuk tetap bertawakal dan yakin akan keadilan serta kemurahan Allah SWT dalam setiap takdir.
Penjelasan singkat: Hadis ini menunjukkan keutamaan kesabaran orang tua yang diuji dengan kematian anak-anaknya yang belum baligh. Allah menjanjikan surga bagi mereka sebagai karunia dan bentuk rahmat-Nya, baik kepada anak-anak yang wafat dalam keadaan fitrah maupun sebagai penghibur bagi keluarganya. Ini menjadi motivasi untuk tetap bertawakal dan yakin akan keadilan serta kemurahan Allah SWT dalam setiap takdir.
# 2
وعن أَبي هُرَيْرَةَ رضِيَ اللَّهُ عنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « لا يَمُوتُ لأِحَدٍ مِنَ المُسْلِمِينَ ثَلاثةٌ مِنَ الوَلَدِ لا تمَسُّهُ النَّارُ إِلاَّ تَحِلَّةَ القَسَم » متفقٌ عليه .
« وَتَحِلَّهُ القَسَم » قولُ اللَّهِ تعالى : { وَإِنْ مِنْكُمْ إِلاَّ وَارِدُهَا } والوُرُودُ : هُوَ العُبُورُ عَلى الصِّراطِ ، وَهُوَ جسْرٌ مَنْصُوبٌ عَلَى ظهْرِ جَهَنَّمَ . عَافَانَا اللَّهُ مِنْهَا .
Terjemahan
Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, dia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidaklah seorang muslim pun yang tiga anaknya meninggal, lalu api neraka tidak akan menyentuhnya kecuali sekadar untuk memenuhi sumpah." (Muttafaqun 'alaih)
"Kecuali sekadar untuk memenuhi sumpah" maksudnya adalah firman Allah Ta'ala: "Dan tidak ada seorang pun dari kalian melainkan akan mendatangi neraka itu." (QS. Maryam: 71). Al-Wurud (mendatangi) adalah melewati shirat, yaitu jembatan yang dibentangkan di atas punggung neraka Jahanam. Semoga Allah melindungi kita darinya.
Penjelasan singkat: Hadis ini menjanjikan keselamatan dari siksa neraka bagi orang tua muslim yang sabar menerima kematian tiga anaknya. Mereka akan masuk surga setelah melewati Shirath (jembatan di atas neraka) sebagaimana ditegaskan dalam QS. Maryam: 71. Hikmahnya, musibah berat bisa menjadi penghapus dosa dan jalan menuju rahmat Allah, selama dihadapi dengan keimanan dan kesabaran.
"Kecuali sekadar untuk memenuhi sumpah" maksudnya adalah firman Allah Ta'ala: "Dan tidak ada seorang pun dari kalian melainkan akan mendatangi neraka itu." (QS. Maryam: 71). Al-Wurud (mendatangi) adalah melewati shirat, yaitu jembatan yang dibentangkan di atas punggung neraka Jahanam. Semoga Allah melindungi kita darinya.
Penjelasan singkat: Hadis ini menjanjikan keselamatan dari siksa neraka bagi orang tua muslim yang sabar menerima kematian tiga anaknya. Mereka akan masuk surga setelah melewati Shirath (jembatan di atas neraka) sebagaimana ditegaskan dalam QS. Maryam: 71. Hikmahnya, musibah berat bisa menjadi penghapus dosa dan jalan menuju rahmat Allah, selama dihadapi dengan keimanan dan kesabaran.
# 3
وعن أَبي سعيدٍ الخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : جَاءَتِ امرأَةٌ إِلى رَسُولِ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فَقَالَتْ : يا رَسُولَ اللَّهِ ذَهَبَ الرِّجالُ بحَديثِكَ ، فاجْعَلْ لَنَا مِنْ نَفْسِكَ يَوْماً نَأْتيكَ فيهِ تُعَلِّمُنَا مِمَّا عَلَّمَكَ اللَّه ، قَالَ : « اجْتَمِعْنَ يَوْمَ كَذَا وَكَذَا » فَاجْتَمَعْنَ ، فَأَتَاهُنَّ النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم فَعَلَّمَهنَّ مِمَّا علَّمهُ اللَّه ، ثُمَّ قَالَ : « ما مِنْكُنَّ مِن امْرَأَةٍ تُقَدِّمُ ثَلاثةً منَ الوَلَدِ إِلاَّ كانُوا لهَا حِجَاباً منَ النَّار » فَقالتِ امْرَأَةٌ : وَاثنينِ ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم « وَاثْنَيْن » متفقٌ عليه .
Terjemahan
Dari Abu Sa'id Al-Khudri رضي الله عنه, dia berkata: Seorang wanita datang menemui Rasulullah ﷺ dan berkata: "Wahai Rasulullah, kaum laki-laki telah mendapatkan manfaat dari ceramahmu. Oleh karena itu, tetapkanlah satu hari untuk kami agar kami dapat menemuimu dan engkau ajarkan kepada kami apa yang telah Allah ajarkan kepadamu." Beliau bersabda: "Berkumpullah kalian pada hari ini dan ini (beliau menetapkan)." Mereka pun berkumpul dan Rasulullah ﷺ menemui mereka serta mengajarkan apa yang telah Allah ajarkan kepada beliau. Kemudian beliau bersabda: "Wanita mana pun di antara kalian yang tiga anaknya meninggal sebelum mereka (dewasa), maka mereka akan menjadi penghalang dari neraka." Seorang wanita di antara mereka bertanya: "Bagaimana dengan dua orang?" Rasulullah ﷺ menjawab: "Dua orang juga." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
Penjelasan singkat: Hadis ini menunjukkan perhatian Rasulullah ﷺ yang besar terhadap pendidikan kaum wanita. Beliau memenuhi permintaan mereka untuk diberi pengajaran khusus, yang menegaskan hak dan kesempatan yang sama dalam menuntut ilmu agama. Kisah ini menjadi teladan bagi para pendidik untuk inklusif dan bagi seluruh muslimah untuk aktif mencari ilmu.
Penjelasan singkat: Hadis ini menunjukkan perhatian Rasulullah ﷺ yang besar terhadap pendidikan kaum wanita. Beliau memenuhi permintaan mereka untuk diberi pengajaran khusus, yang menegaskan hak dan kesempatan yang sama dalam menuntut ilmu agama. Kisah ini menjadi teladan bagi para pendidik untuk inklusif dan bagi seluruh muslimah untuk aktif mencari ilmu.