Kitab 18 · Bab 16
Larangan saling marah, memutus hubungan, dan saling membelakangi
✦ 5 Hadith ✦
# 1
قال اللَّه تعالى: ﴿إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ﴾[سورة الحجرات(10)]
Terjemahan
Allah berfirman: "Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara." (QS. Al-Hujurat: 10)
Penjelasan singkat: Ayat ini menegaskan bahwa ikatan akidah (keimanan) lebih kuat dan utama daripada segala ikatan duniawi seperti suku, bangsa, atau kedaerahan. Konsekuensinya, setiap mukmin wajib memelihara persaudaraan ini dengan saling mencintai, menolong, dan menjaga hak-hak sesamanya. Persatuan dan perdamaian internal umat Islam adalah cerminan nyata dari implementasi ayat ini.
Penjelasan singkat: Ayat ini menegaskan bahwa ikatan akidah (keimanan) lebih kuat dan utama daripada segala ikatan duniawi seperti suku, bangsa, atau kedaerahan. Konsekuensinya, setiap mukmin wajib memelihara persaudaraan ini dengan saling mencintai, menolong, dan menjaga hak-hak sesamanya. Persatuan dan perdamaian internal umat Islam adalah cerminan nyata dari implementasi ayat ini.
# 2
وقال تعالى: ﴿ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ ﴾[سورة المائدة(54)]
Terjemahan
Allah berfirman: "(Mereka) bersikap lemah lembut terhadap orang-orang yang beriman dan bersikap keras terhadap orang-orang kafir." (QS. Al-Ma'idah: 54)
Penjelasan singkat: Ayat ini menjelaskan karakter utama orang beriman, yaitu memiliki sikap yang berbeda berdasarkan keimanan. Terhadap sesama mukmin, mereka bersikap lemah lembut, penuh kasih sayang, dan merendah hati. Sebaliknya, terhadap orang kafir yang memusuhi agama, mereka bersikap tegas, berwibawa, dan menjaga kemuliaan Islam. Sikap ini bukan kebencian personal, tetapi pembeda identitas dan loyalitas (al-wala' wal bara').
Penjelasan singkat: Ayat ini menjelaskan karakter utama orang beriman, yaitu memiliki sikap yang berbeda berdasarkan keimanan. Terhadap sesama mukmin, mereka bersikap lemah lembut, penuh kasih sayang, dan merendah hati. Sebaliknya, terhadap orang kafir yang memusuhi agama, mereka bersikap tegas, berwibawa, dan menjaga kemuliaan Islam. Sikap ini bukan kebencian personal, tetapi pembeda identitas dan loyalitas (al-wala' wal bara').
# 3
وقال تعالى: ﴿مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ ۚ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ ۖ ﴾[سورة الفتح(29)]
Terjemahan
Dan Allah Ta'ala berfirman: "Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka." (QS. Al-Fath: 29)
Penjelasan singkat: Ayat ini menjelaskan karakter utama komunitas beriman: keteguhan prinsip terhadap kebatilan dan kelembutan hati terhadap sesama muslim. Sikap "keras" bukan berarti zalim, tetapi tegas dalam menjaga akidah dan keadilan. Sementara, kasih sayang internal adalah pondasi persatuan umat. Keseimbangan kedua sifat ini merupakan ciri kematangan iman.
Penjelasan singkat: Ayat ini menjelaskan karakter utama komunitas beriman: keteguhan prinsip terhadap kebatilan dan kelembutan hati terhadap sesama muslim. Sikap "keras" bukan berarti zalim, tetapi tegas dalam menjaga akidah dan keadilan. Sementara, kasih sayang internal adalah pondasi persatuan umat. Keseimbangan kedua sifat ini merupakan ciri kematangan iman.
# 4
وعنْ أنسٍ رضي اللَّه عَنهُ أنَّ النبيَّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « لا تَباغَضُوا ، ولا تحاسدُوا، ولاَ تَدابَرُوا ، ولا تَقَاطعُوا ، وَكُونُوا عِبادَ اللَّهِ إخواناً ، ولا يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أنْ يهْجُرَ أخَاه فَوقَ ثلاثٍ »متفقٌ عليه .
Terjemahan
Dari Anas radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Sesungguhnya Nabi ﷺ bersabda: "Janganlah kalian saling marah, jangan saling dengki, jangan saling membelakangi, jangan saling memutus hubungan, dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim tidak halal mendiamkan saudaranya (tidak bertegur sapa) lebih dari tiga hari." (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
Penjelasan singkat: Hadis ini menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan dalam ukhuwah Islamiyah. Rasulullah ﷺ melarang segala bentuk permusuhan, kedengkian, dan pemutusan hubungan antar muslim. Intinya, seorang muslim wajib menjaga silaturahmi dan dilarang mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari, demi terwujudnya persaudaraan yang kuat sebagai hamba Allah.
Penjelasan singkat: Hadis ini menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan dalam ukhuwah Islamiyah. Rasulullah ﷺ melarang segala bentuk permusuhan, kedengkian, dan pemutusan hubungan antar muslim. Intinya, seorang muslim wajib menjaga silaturahmi dan dilarang mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari, demi terwujudnya persaudaraan yang kuat sebagai hamba Allah.
# 5
وعنْ أبي هُرَيْرَةَ رضي اللَّهُ عَنْهُ أنَّ رَسُولَ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « تُفْتَحُ أبْوابُ الجَنَّةِ يَوْمَ الاثنَيْنِ ويَوْمَ الخَمِيس ، فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عبْدٍ لا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيئاً ، إلاَّ رجُلاً كانَت بيْنهُ وبَيْنَ أخيهِ شَحْناءُ فيقالُ : أنْظِرُوا هذيْنِ حتَّى يصطَلِحا ، أنْظِرُوا هذَيْنِ حتَّى يَصطَلِحا ، » رواه مسلم .
وفي روايةٍ له : « تُعْرَضُ الأعْمالُ في كُلِّ يومِ خَميسٍ وَاثنَيْنِ » وذَكَر نحْوَهُ .
Terjemahan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda: "Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis, lalu diampuni untuk setiap hamba Allah yang tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, kecuali seseorang yang antara dirinya dan saudaranya ada permusuhan." Maka dikatakan: "Tundalah (urusan) dua orang ini sampai mereka berdamai! Tundalah (urusan) dua orang ini sampai mereka berdamai!" (Diriwayatkan oleh Muslim). Dalam riwayat lain disebutkan: "Amal-amal diperlihatkan pada setiap hari Kamis dan Senin." Lalu beliau menyebutkan hadits seperti di atas.
Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan keutamaan menjaga persaudaraan dan menjauhi permusuhan. Allah membuka pintu ampunan setiap Senin dan Kamis, namun pengampunan itu bisa tertunda bagi orang yang masih bermusuhan. Pesan utamanya adalah mendorong untuk segera berdamai dan merukunkan hubungan sesama muslim, karena permusuhan menghalangi rahmat Allah.
Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan keutamaan menjaga persaudaraan dan menjauhi permusuhan. Allah membuka pintu ampunan setiap Senin dan Kamis, namun pengampunan itu bisa tertunda bagi orang yang masih bermusuhan. Pesan utamanya adalah mendorong untuk segera berdamai dan merukunkan hubungan sesama muslim, karena permusuhan menghalangi rahmat Allah.