✦ Selamat Idul Fitri 1447 H 🌙 Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. ✦
← Hal-Hal yang Dilarang
Kitab 18 · Bab 17

Larangan bersikap hasad (dengki)

✦ 2 Hadith ✦
# 1
هو تمني زوال نعمة عن صاحبها سواء كانت نعمة دين أو دنيا قال اللَّه تعالى: ﴿أَمْ يَحْسُدُونَ النَّاسَ عَلَىٰ مَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ ۖ ﴾[سورة النساء(54)]
Terjemahan
Dengki adalah menginginkan hilangnya nikmat dari orang lain, baik nikmat agama maupun harta dunia. Allah berfirman: "Sebenarnya mereka (orang munafik) dengki kepada orang-orang (Muhajirin dan Anshar) atas karunia yang telah diberikan Allah kepada mereka dari limpah karunia-Nya." (QS. An-Nisa': 54)

Penjelasan singkat: Inti pelajaran dari penjelasan tentang hasad (dengki) ini adalah bahwa sifat tersebut merupakan penyakit hati yang tercela, karena berharap hilangnya nikmat Allah dari orang lain. Nikmat yang didengki bisa berupa keimanan, ilmu, rezeki, atau kedudukan. Ayat Al-Qur'an yang dikutip menegaskan bahwa perbuatan ini pada hakikatnya adalah keberatan terhadap ketetapan dan pembagian karunia Allah. Oleh karena itu, seorang muslim harus menjauhi dengki dan menggantinya dengan rasa syukur serta menerima takdir Allah dengan lapang dada.

# 2
وعَنْ أبي هُرَيرة رضي اللَّه عنْهُ أنَّ النبيَّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قالَ : « إيَّاكُمْ والحسدَ ، فإنَّ الحسدَ يأكُلُ الحسناتِ كَما تَأْكُلُ النًارُ الحطبَ ، أوْ قال العُشْبَ » رواه أبو داود
Terjemahan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Hati-hatilah kalian dari sifat dengki, karena dengki itu memakan (menghapus) kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar kering." Atau beliau bersabda: "rumput kering." (Diriwayatkan oleh Abu Dawud)

Penjelasan singkat: Hadis ini memperingatkan umat Islam agar menjauhi sifat hasad (dengki), yaitu perasaan tidak suka atas nikmat yang didapat orang lain. Bahaya hasad digambarkan sangat dahsyat, karena ia dapat menghanguskan dan melenyapkan pahala amal kebaikan seseorang, bagaikan api yang melalap kayu bakar kering. Dengan demikian, hasad merupakan penyakit hati yang merusak dan merugikan pelakunya sendiri di dunia dan akhirat.