Kitab 18 · Bab 66
Tidak boleh meminta dengan menggunakan nama Allah, selain untuk (meminta) Surga. Dan hendaknya memberi kepada orang yang meminta dengan menggunakan nama Allah, serta membantunya karena nama tersebut.
✦ 2 Hadith ✦
# 1
عَنْ جابرٍ رضِيَ اللَّه عَنْهُ قَال : قالَ رسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « لا يُسْأَلُ بوَجْهِ اللَّهِ إِلاَّ الجَنَّةُ » رواه أبو داود .
Terjemahan
Dari Jabir radhiyallahu 'anhu berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Janganlah diminta (bersumpah) dengan wajah Allah kecuali (untuk meminta) surga." (Diriwayatkan oleh Abu Dawud)
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan untuk mengagungkan nama dan sifat Allah. Larangan bersumpah dengan "wajah Allah" untuk urusan duniawi menunjukkan betapa mulianya zat-Nya. Pengecualian hanya untuk meminta surga menegaskan bahwa tujuan tertinggi seorang muslim adalah ridha Allah dan negeri akhirat. Dengan demikian, hadis ini membimbing kita untuk memuliakan Allah dan selalu mengarahkan permohonan pada tujuan yang kekal.
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan untuk mengagungkan nama dan sifat Allah. Larangan bersumpah dengan "wajah Allah" untuk urusan duniawi menunjukkan betapa mulianya zat-Nya. Pengecualian hanya untuk meminta surga menegaskan bahwa tujuan tertinggi seorang muslim adalah ridha Allah dan negeri akhirat. Dengan demikian, hadis ini membimbing kita untuk memuliakan Allah dan selalu mengarahkan permohonan pada tujuan yang kekal.
# 2
وَعَن ابْن عُمَرَ رضِيَ اللَّه عنْهُما قَالَ : قَال رسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « مَنِ اسْتَعَاذَ بِاللَّهِ ، فأَعِيذُوهُ ، ومنْ سَأَل باللَّهِ ، فَأَعْطُوهُ ، وَمَنْ دَعَاكُمْ ، فَأَجِيبُوه ، ومَنْ صنَع إِلَيْكُمْ معْرُوفاً فَكَافِئُوهُ ، فَإِنْ لمْ تَجِدُوا مَا تُكَافِئُونَهُ به ، فَادَعُوا لَهُ حَتَّى تَرَوْا أَنَّكُمْ قَدْ كَافَأْتُموهُ » حديِثٌ صَحِيحٌ ، رواهُ أَبُو داود ، والنسائي بأسانيد الصحيحين .
Terjemahan
Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa meminta perlindungan dengan nama Allah, maka berikanlah perlindungan kepadanya. Barangsiapa meminta sesuatu dengan nama Allah, maka berikanlah kepadanya. Barangsiapa mengundang kalian, maka penuhilah undangannya. Barangsiapa berbuat baik kepada kalian, maka balaslah kebaikannya. Jika kalian tidak memiliki sesuatu untuk membalasnya, maka berdoalah untuknya hingga kalian merasa telah membalas kebaikannya."
(Hadis ini sahih, diriwayatkan oleh Abu Dawud dan An-Nasa'i dengan sanad yang sahih)
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan tentang pentingnya memenuhi permintaan orang yang bersumpah dengan nama Allah, membalas kebaikan, dan mendoakan orang yang telah berbuat baik jika kita tidak mampu membalasnya secara materi.
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan empat prinsip utama dalam bermuamalah: memuliakan nama Allah, menghormati undangan, dan membalas kebaikan. Inti hikmahnya adalah keharusan menjaga hubungan sosial (hablum minannas) dengan penuh kemuliaan dan rasa syukur. Jika tidak mampu membalas dengan materi, doa menjadi pengganti yang utama, menunjukkan bahwa balasan kebaikan adalah kewajiban hati yang tidak boleh diabaikan.
(Hadis ini sahih, diriwayatkan oleh Abu Dawud dan An-Nasa'i dengan sanad yang sahih)
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan tentang pentingnya memenuhi permintaan orang yang bersumpah dengan nama Allah, membalas kebaikan, dan mendoakan orang yang telah berbuat baik jika kita tidak mampu membalasnya secara materi.
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan empat prinsip utama dalam bermuamalah: memuliakan nama Allah, menghormati undangan, dan membalas kebaikan. Inti hikmahnya adalah keharusan menjaga hubungan sosial (hablum minannas) dengan penuh kemuliaan dan rasa syukur. Jika tidak mampu membalas dengan materi, doa menjadi pengganti yang utama, menunjukkan bahwa balasan kebaikan adalah kewajiban hati yang tidak boleh diabaikan.