✦ Selamat Idul Fitri 1447 H 🌙 Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir dan batin. ✦
← Hal-Hal yang Dilarang
Kitab 18 · Bab 67

Larangan menggunakan kata "Syâhân Syâh" untuk penguasa dan orang lain, karena maknanya adalah "Raja diraja". Kata ini tidak boleh digunakan untuk siapa pun selain Allah.

✦ 1 Hadith ✦
# 1
عَنْ أَبي هُريْرَةَ رضِيَ اللَّه عَنْهُ عن النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : « إِنَّ أَخْنَعَ اسمٍ عندَ اللَّهِ عزَّ وجَلَّ رَجُلٌ تَسَمَّى مَلِكَ الأَملاكِ » متفق عَلَيه . قال سُفْيَانُ بن عُيَيْنَةَ « مَلِكُ الأَمْلاكِ » مِثْلُ شاهِنشَاهِ .
Terjemahan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, dari Nabi ﷺ beliau bersabda: "Sesungguhnya nama yang paling hina di sisi Allah 'Azza wa Jalla adalah seorang laki-laki yang menamai dirinya 'Raja Diraja'." (Muttafaqun 'alaih).
Sufyan bin 'Uyainah berkata: "'Malik al-Amlak' (Raja Diraja) itu seperti 'Syahan-syah' (Raja Segala Raja)."

Penjelasan singkat: Hadis ini menegaskan larangan menggunakan nama atau gelar yang mengandung pengagungan dan kesombongan yang berlebihan, seperti "Raja Diraja". Nama semacam itu dianggap hina karena mengklaim sifat yang mutlak hanya milik Allah, Pemilik kerajaan yang sebenarnya. Hikmahnya adalah agar manusia senantiasa rendah hati dan tidak melampaui batas dalam menisbatkan keagungan kepada dirinya sendiri.