Kitab 18 · Bab 79
Tidak boleh berdoa dengan mengatakan, "Ya Allah! Ampunilah aku jika Engkau menghendaki," sebaliknya hendaknya dia memohon dengan penuh keyakinan.
✦ 2 Hadith ✦
# 1
عنْ أَبي هُريْرَةَ رَضِيَ اللَّه عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قَالَ : « لا يَقُولَنَّ أَحَدُكُمْ : اللَّهُمَّ اغْفِرْ لي إِنْ شِئْتَ : اللَّهُمَّ ارْحَمْني إِنْ شِئْتَ ، لِيعْزِمِ المَسْأَلَةَ ، فإِنَّهُ لا مُكْرِهَ لَهُ » متفـــقٌ عليه .
وفي روايةٍ لمُسْلِمٍ : « وَلكنْ ، لِيَعْزِمْ وَلْيُعْظِّمِ الرَّغْبَةَ ، فَإِنَّ اللَّه تَعَالى لا يتَعَاظَمُهُ شَـيْءٌ أَعْطَاهُ » .
Terjemahan
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah ﷺ bersabda: "Janganlah salah seorang dari kalian berdoa dengan mengatakan, 'Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau menghendaki. Ya Allah, rahmatilah aku jika Engkau menghendaki.' Hendaklah ia meminta dengan sungguh-sungguh, karena sesungguhnya tidak ada yang dapat memaksa-Nya."
(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain disebutkan: "Hendaklah ia meminta dengan sungguh-sungguh dan mengagungkan keinginannya, karena Allah tidak merasa berat terhadap sesuatu yang Dia berikan."
Penjelasan singkat: Hadits ini mengajarkan tentang adab berdoa, yaitu harus dengan penuh keyakinan dan kesungguhan, bukan dengan keraguan. Kita dianjurkan untuk meminta kepada Allah dengan mantap dan yakin akan kemurahan-Nya, karena Dia Maha Kuasa untuk mengabulkan dan tidak ada yang memaksa-Nya.
(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain disebutkan: "Hendaklah ia meminta dengan sungguh-sungguh dan mengagungkan keinginannya, karena Allah tidak merasa berat terhadap sesuatu yang Dia berikan."
Penjelasan singkat: Hadits ini mengajarkan tentang adab berdoa, yaitu harus dengan penuh keyakinan dan kesungguhan, bukan dengan keraguan. Kita dianjurkan untuk meminta kepada Allah dengan mantap dan yakin akan kemurahan-Nya, karena Dia Maha Kuasa untuk mengabulkan dan tidak ada yang memaksa-Nya.
# 2
وَعَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّه عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « إِذا دعا أَحَدُكُمْ ، فَلْيَعْزِمِ المَسْأَلَةَ ، وَلا يَقُولَنَّ : اللَّهُمَّ إِنْ شِئْتَ ، فَأَعْطِني ، فَإِنَّهُ لا مُسْتَكْرهَ لَهُ » متفقٌ عليه.
Terjemahan
Dari Anas radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Apabila salah seorang dari kalian berdoa, hendaklah ia sungguh-sungguh dalam permintaannya, dan jangan sekali-kali mengatakan, 'Ya Allah, jika Engkau menghendaki, berilah aku,' karena sesungguhnya tidak ada yang dapat memaksa-Nya."
(Muttafaqun 'alaih)
Penjelasan singkat: Hadits ini menekankan pentingnya berdoa dengan penuh keteguhan hati dan pengharapan. Kita tidak boleh ragu-ragu atau mengaitkan pengabulan doa dengan kehendak Allah dalam bentuk keraguan, tetapi harus meminta dengan yakin dan tawakal.
(Muttafaqun 'alaih)
Penjelasan singkat: Hadits ini menekankan pentingnya berdoa dengan penuh keteguhan hati dan pengharapan. Kita tidak boleh ragu-ragu atau mengaitkan pengabulan doa dengan kehendak Allah dalam bentuk keraguan, tetapi harus meminta dengan yakin dan tawakal.