Kitab 2 · Bab 9
Sikap rendah hati dan tenang.
✦ 2 Hadith ✦
# 1
قال اللَّه تعالى: ﴿ وعباد الرحمن الذين يمشون على الأرض هوناً، وإذا خاطبهم الجاهلون قالوا سلاماً ﴾ .سورة الفرقان(63)
Terjemahan
Allah berfirman: "Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan 'salam' (kata-kata yang mengandung keselamatan)." (Al-Furqan: 63)
Penjelasan singkat: Ayat ini menjelaskan dua sifat utama hamba Allah yang dicintai-Nya, yaitu rendah hati (tawadhu') dan santun dalam menghadapi kebodohan. Pelajaran utamanya adalah keharusan menjaga akhlak mulia dalam segala situasi, baik dalam sikap sehari-hari maupun ketika dihadapkan pada perilaku buruk orang lain. Dengan menjawab kebodohan dengan ucapan damai, mereka menghentikan lingkaran keburukan dan menunjukkan kematangan iman.
Penjelasan singkat: Ayat ini menjelaskan dua sifat utama hamba Allah yang dicintai-Nya, yaitu rendah hati (tawadhu') dan santun dalam menghadapi kebodohan. Pelajaran utamanya adalah keharusan menjaga akhlak mulia dalam segala situasi, baik dalam sikap sehari-hari maupun ketika dihadapkan pada perilaku buruk orang lain. Dengan menjawab kebodohan dengan ucapan damai, mereka menghentikan lingkaran keburukan dan menunjukkan kematangan iman.
# 2
- وعن عائشة رضي اللَّه عنها قالت : مَا رَأَيْتُ رسول اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم مُسْتَجْمِعاً قَطُّ ضَاحِكاً حتَّى تُرى مِنه لَهَوَاتُه ، إِنَّما كانَ يَتَبَسَّمُ . متفقٌ عليه .
« اللَّهَوَات » جَمْع لَهَاةٍ : وهِي اللَّحُمة التي في أقْصى سَقْفِ الْفَمِ .
Terjemahan
Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, dia berkata: "Aku tidak pernah melihat Rasulullah ﷺ tertawa terbahak-bahak hingga terlihat anak lidahnya. Beliau hanya tersenyum." (Muttafaqun 'alaih)
"Al-Lahawat" adalah jamak dari "Lahah", yaitu daging yang berada di ujung langit-langit mulut.
Penjelasan singkat: Hadits ini menggambarkan akhlak Rasulullah ﷺ yang selalu menjaga kesopanan dan ketenangan. Beliau lebih sering tersenyum daripada tertawa terbahak-bahak.
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan pentingnya menjaga kesantunan dan kewibawaan dalam ekspresi. Rasulullah ﷺ membiasakan senyum sebagai bentuk kegembiraan yang lembut dan terkendali, bukan tertawa berlebihan. Ini menjadi teladan bagi umatnya untuk menghindari perilaku yang melampaui batas kesopanan, sekaligus menunjukkan keagungan akhlak beliau dalam setiap keadaan.
"Al-Lahawat" adalah jamak dari "Lahah", yaitu daging yang berada di ujung langit-langit mulut.
Penjelasan singkat: Hadits ini menggambarkan akhlak Rasulullah ﷺ yang selalu menjaga kesopanan dan ketenangan. Beliau lebih sering tersenyum daripada tertawa terbahak-bahak.
Penjelasan singkat: Hadis ini mengajarkan pentingnya menjaga kesantunan dan kewibawaan dalam ekspresi. Rasulullah ﷺ membiasakan senyum sebagai bentuk kegembiraan yang lembut dan terkendali, bukan tertawa berlebihan. Ini menjadi teladan bagi umatnya untuk menghindari perilaku yang melampaui batas kesopanan, sekaligus menunjukkan keagungan akhlak beliau dalam setiap keadaan.